Juni Mendatang Akan Dibangun Fly Over Baru di Bandung

Bandung - TemanBaik, tahu kan jika Kota Bandung dilanda masalah kemacetan yang banyak dikeluhkan warga? Apalagi di jam sibuk dan saat akhir pekan. Solusi baru siap dihadirkan untuk mengatasinya, yaitu dengan membangun fly over alias jembatan layang.

Fly over ini akan membentang di Jalan Soekarno-Hatta, terutama sebelum perempatan Jalan Kopo dan setelah Jalan Cibaduyut. Kawasan itu adalah area yang sering dilanda kemacetan cukup parah setiap harinya. Dengan hadirnya fly over, kemacetan diharapkan tak lagi terjadi.

"Insya Allah fly over ini akan dilakukan ground breaking-nya pada Juni ini. Ini bantuan dari APBN (dana pembangunannya)," ujar Kabid Manajemen Transportasi dan Parkir Dinas Perhubungan Kota Bandung Khairul Rijal saat ditemui di Taman Sejarah, Kota Bandung, Kamis (12/3/2020).



Fly over ini akan memilik panjang 2,5 kilometer. Di fly over itu akan memiliki empat lajur, masing-masing dua lajur di kiri dan dua lajur di kanan. Hal ini akan membuat arus lalu lintas terbagi dua. Sebagian akan menggunakan Jalan Soekarno-Hatta di bagian bawah yang memiliki tiga lajur di kiri dan tiga lajur di kanan. Sebagian kendaraan lagi akan menggunakan lajur di fly over, terutama kendaraan dengan tujuan ke arah timur dan barat Kota Bandung.

"Jadi, nanti total di jalur ini akan ada 10 lajur, di atas dua lajur di kiri dan kanan, di bawah tiga jalur di kiri dan kanan," jelas Rijal.

Baca Ini Juga Yuk: Rehabilitasi 10 Ribu Sekolah Jadi Jurus untuk Majukan Pendidikan

Selesai dalam 22 Bulan
Pengerjaan fly over ini tentu membutuhkan waktu yang lumayan lama. Sebab, ada banyak proses yang harus ditempuh agar fly over yang dibangun benar-benar selesai sesuai harapan.

"Ini pengerjaannya memakan waktu 22 bulan," ucap Rijal.

Jika pembangunan berjalan lancar pada Juni 2020, kemungkinan fly over tersebut akan selesai antara Maret atau April 2022. Terbayang kan lamanya proses pengerjaannya? Maklum, namanya juga proyek.

Karena waktu pengerjaannya cukup lama, dipastikan akan ada banyak pihak yang merasakan dampaknya, yang jelas, arus lalu lintas akan tersendat selama pengerjaan proyek. Tapi, masyarakat, terutama pengguna jalan, diharapkan mengerti dan memaklumi.

Sebab, akan ada hasil manis yang didapat jika fly over itu selesai dibangun. Tapi, saat pembangunan berlangsung, tentu ada dampak negatif yang dirasakan.

"Selama proses pembangunan pasti akan berdampak, karena itu pengertian dari masyarakat sangat diharapkan, terutama kesabaran dan kesadaran dalam berlalu lintas," tutur Rijal.

Dua Fly Over Lain Selesai Akhir 2020
Jika fly over di Jalan Soekarno-Hatta itu baru akan selesai pada 2022 mendatang, tahun ini Kota Bandung akan memiliki dua fly over, lokasinya ada di perempatan Jalan Ahmad Yani-Jalan Jakarta dan Jalan Laswi-Jalan Gatot Subroto.

Proses pembangunannya sendiri sudah berjalan sejak 2019 lalu dan berhenti pada bulan Desember. Pertengahan tahun ini, pembangunannya akan dilanjutkan. Targetnya, pada Desember 2020, kedua fly over selesai dibangun dan bisa digunakan.

"Informasinya saat ini sedang tahap lelang (untuk pembangunan tahap kedua). Mudah-mudahan setelah Lebaran bisa dibangun tahap keduanya dan selesai Desember," jelas Rijal.

Jika kedua fly over ini selesai dibangun, kemacetan ditargetkan bisa diminalisir. Sebab, kawasan-kawasan itu adalah jalur yang sangat banyak dilalui kendaraan. Jumlah kendaraan yang ada tak sebanding dengan kapasitas jalan yang saat ini ada. Sehingga, fly over dinilai sebagai solusi tepat untuk membagi dua kendaran yang melintas.

Kedua fly over ini dananya bersumber dari APBD Pemprov Jawa Barat. Anggaran yang dibutuhkan secara total untuk pembangunan dua fly over tersebut mencapai hampir Rp78 miliar.

Foto: Ilustrasi Freepik/ evening_tao

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler