Tol Wisata Sepanjang 100 Km di Jatim akan Hubungkan Malang Raya

Malang - TemanBaik, wilayah Malang Raya memang memiliki keindahan pariwisata yang tak diragukan lagi potensinya. Bahkan, Kabupaten Malang dan Kota Batu telah disasar untuk proyek pembangunan jalan bebas hambatan atau tol khusus wisata yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, tol wisata tersebut akan dibangun untuk menghubungkan empat daerah, yakni Kabupaten Pasuruan menuju Kabupaten Malang, Kota Batu, serta Kabupaten Kediri.

Pembangunan tol wisata tersebut sebagai salah satu upaya mengangkat daerah tujuan pariwisata di kawasan Jawa Timur.

"Kelebihannya tol ini ya itu, bisa membantu dunia pariwisata di kawasan yang dilewati," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jatim, Gatot Sulistyo Hadi.

Gatot menambahkan, jalan tol wisata sepanjang 110 kilometer tersebut memiliki 12 interchange (IC), yaitu diawali dari Sukorejo di Kabupaten Pasuruan, kemudian Taman Safari Prigen, Kebun Teh Lawang, SITC Singosari, Kota Batu, Pujon, Selorejo, Kandangan, Pare, Papar, dan Kediri.

"Terlebih tidak lama lagi berdiri Bandara Surya Dhoho Kediri sehingga sangat membantu mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara," kata Gatot.


                                                                             Foto: dok. Kominfo Jatim

Baca Ini Juga Yuk: Bangkit di Tengah Pandemi, bank bjb Perkuat Kolaborasi UMKM

Menurutnya, jalur yang dilewati pada ruas tol tersebut memiliki banyak destinasi wisata, bahkan tidak sedikit akan tumbuh tempat-tempat pariwisata karena memiliki potensi besar.

"Di sana masih banyak tempat bagus-bagus dan masih ada yang belum tersentuh. Semoga nantinya jika ada pembangunan tol mampu menambah gairah dunia pariwisata," ucap Gatot.

Pembangunan jalan tol wisata itu diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp23 triliun, namun sampai saat ini masih dalam proses penawaran ke berbagai investor. Rencananya dikerjakan secara konsorsium yang diprakarsai oleh PT Surya Majapahit Marga Wisata.

Sementara  itu, untuk pembangunan jalan tol di Jawa Timur, dari tahun 2017 hingga 2020, telah terbangun jalan Tol Mantingan-Mojokerto, Surabaya-Mojokerto, Porong-Gempol (Relokasi), Gempol-Pasuruan, Pasuruan-Probolinggo, Gempol-Pandaan, Pandaan-Malang.

Selain itu, sudah ada beberapa ruas jalan tol yang akan mulai prosesnya tahun ini, yakni Tol Kertosono-Kediri (20,3 km), Probolinggo-Lumajang (28 km), Gresik Bunder-Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE)-Manyar (9 km), dan Tuban-Gresik.

Dari sejumlah tol tersebut, ada dua rencana jalan tol yang memungkinkan dalam waktu dekat ini bisa mulai dibangun, yaitu Kertosono-Kediri dan Probolinggo-Lumajang.

Tol Probolinggo-Lumajang, dinilai penting untuk segera dibangun, karena jalan arteri yang ada sudah melebihi kapasitas volume kendaraan.

Sedangkan Tol Kertosono-Kediri dengan panjang diperkirakan mencapai 20,3 kilometer, akan menjadi penunjang Bandara Kediri yang telah masuk ke dalam proyek strategis nasional (stranas).

Foto: dok. Kementerian Pekerjaan Umum


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler