Selesai Direvitalisasi, Begini Wajah Baru Alun-alun Majalengka

Bandung - TemanBaik, warga Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, kini punya kebanggaan baru. Alun-alun Majalengka sudah tuntas direvitalisasi. Menghabiskan anggaran Rp18 miliar dari Pemprov Jawa Barat, seperti apa ya tampilan baru Alun-alun Majalengka yang pengerjaan revitalisasinya berjalan dua tahun ini?

Alun-alun ini lokasinya tepat berada di depan Kantor Bupati Majalengka. Konsep alun-alunnya sendiri kental dengan nuansa terakota. Di depan Masjid Al-Imam atau bagian barat alun-alun, terdapat hamparan rumput sintetis. Ini jadi pemandangan yang cukup memanjakan mata.


Selanjutnya, fasilitas tribun penonton dan tempat berkumpul masyarakat ada di bagian timur alun-alun. Di bagian tengah, ada air mancur yang membuat alun-alun tampak lebih indah dan menarik. 

"Ini akan membedakan alun-alun dengan tempat lain karena di sini ada roh atau jiwa yaitu budaya tanah yang akan menjadi khas terakota dan lainnya," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Para pedagang kaki lima (PKL) pun tak dilarang di sana. Meski begitu, keberadaan mereka enggak bisa seenaknya. Sebab, kehadiran PKL ini difasilitasi dan diatur dengan dihadirkan gerai di lokasi strategis.

"PKL diwadahi karena ini adalah contoh inklusivitas ekonomi," ucap Emil, sapaan Ridwan Kamil.

Baca Ini Juga Yuk: Capai 85 Persen, Pengerjaan PLTA Jatigede Bakal Selesai Tahun Ini



Ada juga fasilitas lain, yaitu perpustakaan yang representatif. Selain itu, beberapa fasilitas lain juga akan bikin pengunjungnya merasa nyaman. Ia pun mengajak publik, khususnya warga Majalengka untuk memanfaatkan keberadaan Alun-alun Majalengka.

Ia pun mengajak warga untuk meramaikan ruang publik tersebut dengan membuat kegiatan positif dan produktif. Namun, kegiatan yang digelar tentu harus dengan protokol kesehatan karena saat ini masih pandemi COVID-19.

"Alun-alun definisinya adalah ruang paling demokratis. Semua orang boleh datang berinteraksi dengan mengikuti aturan yang ada, apalagi punya Jatiwangi Art Factory. Silakan berekspresi di sini, tapi tetap disiplin prokes karena masih pandemi," tutur Emil.

Bupati Majalengka Karna Sobahi antusias dengan hadirnya wajah baru Alun-alun Majalengka. Ia pun siap memfasilitasi warga untuk berekspresi di sana. Selain sisi hiburan, komunitas One Day One Juz juga sudah akan beraktivitas di alun-alun.

"Kehadiran alun-alun ini tentu akan memfasilitasi warga berekspresi, hiburan, area diskusi bahkan ada kelompok ODOJ di rumput sintetis ini," jelas Karna.

Alun-alun Majalengka ini pun diharapkan dapat meningkatkan Indeks Kebahagiaan Masyarakat. Selain itu, fasilitas alun-alun ramah untuk penyandang disabilitas. Bahkan, saat malam hari, semua lampu di sini hidup dan berkelip serta diklaim mirip seperti di Madinah.



Akan Hadirkan Salat Idulfitri
Karena baru diresmikan pada Rabu (21/4/2021), Alun-alun ini tentu bisa jadi sarana untuk kegiatan yang berhubungan dengan Ramadan dan Idulfitri. Bahkan, alun-alun ini rencananya bakal dipakai untuk jadi lokasi salat Idulfitri.

Meski begitu, hal ini perlu dimatangkan lebih lanjut. Sebab, perlu pengaturan yang baik dan protokol kesehatan ketat demi meminimalisir penularan dan penyebaran COVID-19. Dengan kegiatan itu, warga diharapkan bisa melaksanakan khusyuknya salat Idulfitri sekaligus menikmati keindahan wajah baru alun-alun.

"Nanti akan dicoba salat Idulfitri di sini dengan prokes tentunya yang diatur sedemikian rupa supaya dirasakan oleh rakyat indahnya alun-alun ini," katanya. 

Sambutan dan Antusiasme Warga
Kehadiran wajah baru Alun-alun Majalengka ini pun mendapat sambutan dan antusiasme warga. Puzie Sugihartini misalnya, ia memandang alun-aun tersebut bisa jadi ikon baru Majalengka. Harapannya, dari alun-alun itu, Majalengka bisa lebih dikenal lagi di skala regional, bahkan nasional.

Setelah direvitalisasi, ia juga berharap kegiatan ekonomi di sekitar Alun-alun Majalengka dapat kembali menggeliat. Sebab, kunjungan orang-orang yang akan berswafoto menjadi magnet baru bagi pedagang di sekitar alun-alun.

"Semakin banyak orang yang datang, semakin banyak juga pedagang yang berjualan. Saya harap pemerintah dapat mengelola supaya perekonomian tetap menggeliat, dan alun-alun tetap terjaga dan indah," ucap Puzie.

Ia pun memuji konsep revitalisasi alun-alun tersebut. Sebab, alun-alun itu kini terlihat lebih segar dan bikin betah. "Konsep baru yang diusung ini merupakan sesuatu yang sangat fresh, sebab sebelumnya hampir tidak ada tempat bahkan bangunan yang bergaya seperti ini di Kabupaten Majalengka," tuturnya.

Putri Reykhani, guru MTSN 5 Majalengka, juga turut antusias. Ia memandang alun-alun bisa jadi ruang kegiatan pendidikan jika nanti kegiatan belajar-mengajar tatap buka sudah boleh dilaksanakan.

"Wajah baru Alun-alun Majalengka harus menjadi semangat baru untuk menjadi lebih baik lagi. Semoga alun-alun ini bisa menjadi latar menarik dalam kegiatan pendidikan," tutur Putri. 

Foto: dok. Humas Jabar
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler