Komunitas Pangling, Cukur Rambut Bayar Pakai Senyum

Bandung - Senyum tak hanya Sebuah komunitas bernama Pangling (Pangkas keliling) melayani cukur rambut dengan imbalan seikhlasnya loh. Bahkan mereka rela hanya dibayar dengan senyuman.

Komunitas Pangling beranggotakan 10 orang sekawanan alumni kepster di sebuah barber shop di Kota Bandung. Berawal dari Mei 2017 silam, Raisa salah satu anggota Komunitas Pangling mengusulkan untuk membuat sebuah Komunitas pangkas keliling yang berbasis layanan gratis untuk masyarakat.

"Dulunya kita temen kerja di sebuah barber shop yang sama. Terus kita sering reunian ngumpul gitu, sampe pada akhirnya ada usul gimana kalau bikin sebuah komunitas pangling, dari pada kita nongkrong-nongkrong doang," ujar Humas Pangling, Deviana Dwi Aulira (23) pada beritabaik.id

Setiap satu bulan sekali, komunitas ini membuka layanan cukur rambut gratis di ruang-ruang publik seperti di Taman Vanda, Taman Jomblo, Taman Cikapayang, Taman Cibeunying dan Taman Sejarah. Bermodalkan peralatan cukur sendiri yang berasal dari uang kas anggota tiap bulannya, mereka murni bekerja untuk menolong sesama.

"Setiap sebulan sekali kan kita gelar pangkas keliling. Nah disitu lah ada uang kas buat anggota, biasanya sih 20 ribu per orang," tuturnya.

Uniknya komunitas ini beranggotakan 10 wanita cantik yang rata-rata masih berumur 20 tahunan. Sebagian anggota pun masih berstatus mahasiswa. Lira juga mengatakan, ketika awal komunitas ini melakukan pangkas keliling banyak masyarakat yang tidak percaya dengan kepiawaian mereka dalam memangkas rambut.

"Pas pertama kita gelar pangkas keliling tuh orang-orang kaya yang masih takut gitu buat cukur rambut di kita, dikiranya kita masih training dan belum ahli," kata Lira.

Lira dan kawan-kawan bersyukur, lewat komunitas pangling ia bisa menolong sesama dengan cara mencukur rambut tanpa berharap imbalan lebih. Komunitas ini juga sering memangkas rambut muali dari pengemis hingga tukang becak.

"Sedihnya tuh pas mencukur rambut mereka dan mereka bilang makasih dengan wajah berbinar-binar, itu yang bikin emosional banget," jelasnya.

Uang hasil cukur gratis dari Komunitas Pangling sering kali mereka sumbangkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Komunitas pangling berharap suatu hari nanti bisa mengadakan pangkas keliling hingga ke seluruh pelosok negeri.


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler