Berburu 4 Sarapan Paling Nampol Khas Bandung

Bandung - Menikmati pagi di Bandung, jangan lewatkan sarapan khasnya. Di beberapa tempat, ada menu legendaris yang eksis sejak puluhan tahun lalu, loh. Sebelum mencicipi, simak yuk apa saja menu favoritnya.

Kupat Tahu Gempol
Kupat tahu legenda itu memang tak pernah sepi pengunjung. Berdiri sejak tahun 1975, Hajjah Yayah tak pernah mengubah tampilan asli rumahnya. Menggunakan gerobak sederhana di ujung gang Gempol, sejak pukul 06.00 menu sarapan ini sudah diburu pembelinya yang datang dari berbagai kalangan. Mulai dari pejalan kaki, hingga yang berkendaraan mewah.

Sepiring kupat tahu ciamik ini terdiri dari lontong bertekstur kenyal, tauge serta limpahan bumbu kacangnya yang pekat. Enggak lupa pelengkap kerupuk merah yang hit banget. Seporsi hanya Rp 17 ribu aja ya TemanBaik.

Lontong Kari Kebon Karet
TemanBaik yang lagi jalan-jalan seputar Gedung Pakuan atau kawasan Stasiun Bandung, jangan lupa mampir ke kedai Lontong Kari Kebon Karet. Siapa pun pasti ngiler saat disuguhi semangkuk lontong kari yang berkuah kental yang isiannya komplet.

Merogoh kocek Rp 25 ribu, kita bisa menikmati nampolnya lontong kari dengan isi potongan dagi sapi, telur rebus, kacang kedelai dan emping melinjo. Meski melipir ke gang kecil, lontong kari ini udah dikenal para traveler yang datang dari luar Kota Bandung loh.

Baca Ini Juga Yuk: Fakta-fakta Unik dan Menarik Seputar Sarapan

Kupat Tahu Mang Asep Padalarang
Asep, generasi kedua Kupat Tahu Padalarang mengatakan, dari tahun 1956 ia dan orangtuanya sudah berjualan kupat tahu. Sejak dulu tempat berjualannya tak berubah, yakni depan Stasiun Kereta Api Padalarang, dan kini punya dua cabang di sekitar Kabupaten Bandung Barat.

Kuah santan kental dan taburan soun atau mi putih jadi ciri khas dari Kupat Tahu Padalarang. Menikmati Kupat Tahu Padalarang, punya sensasi berbeda di lidah. Rasanya terasa lebih legit dan gurih, apalagi kalau ditambah sambal pedas dan kerupuk. Harganya cuma Rp 10 ribu per porsi.

Kue Balok Mang Uju
Lokasi pertamanya sih di Jalan Cihapit, tapi sekarang balok Mang Uju bisa TemanBaik jumpai di dekat Gerbang Tol Cileunyi dan kawasan Nagreg kabupaten Bandung. Beda dari kue balok pada umumnya, resep leluhur balok khas Garut ini punya rasa manis yang pas, empuk apalagi saat disantap hangat-hangat.

Jangan lupa untuk pesan segelas bandrek sebagai pelengkap. Selain kue balok klasik, di mang Uju juga banyak varian balok yang dimodifikasi dengan aneka toping kekinian.


Foto: Dini Yustiani

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler