Nama Menu di Coffee Shop Ini Diambil dari Nama Petaninya Loh!

Bandung - Belakangan ini tak sulit untuk tempat untuk menikmati kopi, sebab tiap bulannya selalu saja ada coffee shop baru yang hadir baik itu dengan tempat kecil hingga yang besar sekalipun. Semua berlomba-lomba menyajikan kopi terbaiknya dan tempat yang senyaman mungkin, bahkan instagramable yang bertujuan untuk memikat hati para calon pengunjungnya. 

Belum lama ini coffee shop bernama Noka Coffee baru saja hadir di Kota Bandung. Menempati sebuah tempat tak terlalu besar di Jalan Bali No.15A, Noka Coffee menawarkan beraneka menu kopi dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp15 ribu sampai Rp25 ribu saja. 

Jangan khawatir dengan rasa dan bagaimana kualitas dari biji kopi yang dipakai, karena di sini mereka memakai biji kopi pilihan yang berasal dari Kerinci, Jambi. 

Berbeda dengan coffee shop kebanyakan di luar sana, Noka Coffee menyajikan beberapa menu kopi, khususnya menu es kopi susu mereka dengan menyematkan nama petani yang menghasilkan biji kopi tersebut. Hal seperti ini tentu tidak akan kamu dapatkan di coffee shop yang lain. 


Terdapat empat petani yang Noka Coffee gunakan hasil tani kopinya, sebut saja Pak Agung (Kerinci), Pak Tumino (Kerinci), Mas Sur (Kerinci) dan Mak Santi. Semua nama-nama tersebut bisa kamu jumpai ketika memesan es kopi susu di sana. Unik bukan?

Panji Abdiandra, founder Noka Coffee mengatakan ia ingin mengajak para penikmat kopi untuk lebih mengapresiasi para petani di luar sana yang telah menghasilkan biji kopi yang kerap mereka nikmati. 

"Kami ingin kopi Indonesia bisa berkomunikasi dengan penikmatnya lewat produk yang dihasilkan. Sehingga tidak cuma karena racikan baristanya saja yang bikin kopi enak, akan tetapi ada peran petani dalam menghasilkan biji kopi berkualitas yang memang harus diperhatikan," katanya saat dijumpai BeritaBaik.id. 

Bisa dikatakan rata-rata harga kopi di sini hanya Rp15 ribu, kenapa ya kok bisa murah? Panji mengungkapkan jika dirinya memutus rantai distribusi yang akhirnya membuat kopi di tempatnya bisa dijual dengan harga yang sangat terjangkau dan bisa masuk di kantong anak sekolah. Apalagi lokasi yang ia pilih untuk coffee shop-nya berdekatan dengan salah satu sekolah menengah ternama di Bandung. 

"Kenapa harga yang kami jugal bisa murah? Karena banyak mata rantai yang kita potong, ada 7 rantai distribusi. Secara supply cut semuanya jadi kita langsung beli ke petaninya, tanpa lewat perantara dan tangan-tangan lainnya," bebernya.

Kalau kamu enggak suka ngopi, masih ada minuman lainnya kok yang bisa kamu pesan di sini. Seperti minuman dengan rasa cokelat, taro, red velvet, matcha, milk tea, cinnamon dan masih banyak lagi yang lainnya. 

Foto: Mentari Nurmalia/beritabaik.id
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler