'Yu Sheng', Kuliner China dengan Selebrasi Unik

Bandung - TemanBaik, pernah coba makan Yu Sheng? Ya, menu wajib Imlek yang satu ini punya filosofi dan 'selebrasi' unik sebelum disantap. Simak ulasannya yuk!

Saat kami berkesempatan menjajal Yu Sheng di Jing Paradise, Mercure Hotel Setiabudhi, Bandung, di sana kami mengikuti serangkaian prosesi menyantap Yu Sheng dari mulai mengaduk komposisinya, membacakan doa baik dan harapan positif, sebelum akhirnya menyantapnya. Selain itu, kami juga banyak berbincang dengan Safta Novana Santria selaku Supervisior di Jing Paradise terkait sejarah dan filosofi makanan ini.


Menurut Safta, Yu Sheng sering disebut sebagai makanan yang wajib hadir di menu Imlek. Dalam satu porsi Yu Sheng, terdapat 19 bahan baku, antara lain Ikan Salmon, Wortel, Lobak, Talas, Timun, Pepaya, Sayuran, Jahe Merah, Jahe Putih, Bawang Merah, Bawang Putih, Ubur-ubur, Beligo Manis, Wijen, Kacang, Jeruk Nipis, Kerupuk, Saus Plum, Minyak Wijen, dan Bumbu Lada.

Seluruh bahan baku ini kemudian diaduk dalam satu wadah besar dengan menggunakan sumpit yang lebih panjang dari sumpit makan. Porsi Yu Sheng itu sendiri disesuaikan untuk kebutuhan makan satu meja, dengan estimasi mencapai 10 orang. Nah, sebelum Yu Sheng diaduk, biasanya akan ada seorang operator yang nantinya memandu selebrasi unik ini.


Pertama-tama, sang pemandu akan memandu saat Yu Sheng turun ke meja, dan mengucapkan kalimat Gong Xi Fa Cai. Lalu, pemandu akan memperkenalkan satu per satu komposisi dari Yu Sheng. Sembari memperkenalkan, pemandu akan menyebutkan doa-doa baik untuk penyantap menu ini. Doa-doa tersebut meliputi kesehatan, kemakmuran, dan kebahagiaan hidup. Tiap komponen Yu Sheng yang diperkenalkan itu punya doa baiknya masing-masing.

"Doa dan harapan yang baik tentunya," ujar Safta, yang dalam kesempatan itu menjadi pemandu selebrasi sebelum menyantap Yu Sheng.

Baca Ini Juga Yuk: Rayakan Imlek dengan Deretan Kuliner Apik di Jing Paradise

Setelah perkenalan satu persatu komponen atau komposisinya, maka saat yang dinantikan pun tiba. Para penyantap Yu Sheng akan mengaduk seluruh komponen tersebut menjadi satu. Polanya sama seperti mengaduk mi instan, hanya saja, kamu boleh mengangkat Yu Sheng yang hendak kamu aduk setinggi-tingginya. Saat mengaduk Yu Sheng tersebut, ucapkanlah doa baik dan harapanmu. Konon, siapa yang mengaduk Yu Sheng dengan mengangkatnya tinggi-tinggi, maka doa baik dan harapannya tersebut akan dikabulkan.

Proses ini bisa memakan waktu yang lama, karena enggak punya aturan baku. Selain itu, proses mengaduk ini pasti akan sangat riuh, karena tiap meja penyantap Yu Sheng pasti punya segudang doa baik dan harapan untuk dirinya, orang dekat, maupun kehidupannya.

"Enggak jarang, saat selebrasi ini dilakukan tuh Yu Sheng-nya sampai berantakan ke mana-mana. Ke rambut orangnya (penyantap), ke lantai, wah, meriah pokoknya. Nanti ada operator yang ngerapiin kembali," tambah Safta.


Primadona dalam komposisi makanan ini adalah Ikan Salmon. Ya, ikan ini kerap dikaitkan dengan kepercayaan sebagian orang di Tionghoa, bahwasannya ikan ini adalah simbol rezeki. Selain itu, ada beberapa bahan tambahan yang berasal dari sayur-sayuran yang dicampur aduk.

Membahas rasanya, Yu Sheng bisa dibilang merupakan perpaduan rasa asam, manis, dan gurih. Selain itu, aromanya juga begitu wangi karena dilumuri minyak wijen dan ada jeruk nipis juga di dalamnya. Khusus buat kamu yang belum pernah menjajal, Yu Sheng akan mudah familiar di lidahmu. Dan bagi kamu yang memang terbiasa menyantap Yu Sheng dengan selebrasinya, maka ini adalah ajang berdoa dan berharap untuk kemakmuranmu.

Terkait selebrasi saat mengaduk Yu Sheng sebelum disantap, Safta menyebut sah-sah saja jika selebrasi itu dilakukan di rumah. Apalagi, menyesuaikan dengan situasi pandemi, di Jing Paradise juga menyediakan pemesanan take away alias dibawa pulang ke rumah.

"Tapi kalau di rumah tuh kayak ya udah, biasa aja gitu. Ya kamu baca doa sendirian gitu enggak ramai-ramai. Kalau di restoran itu kan ada yang memandu, dan suasananya lebih 'wah' dan lebih mengena juga sih," katanya.

Di Jing Paradise, Yu Shang menjadi menu pembuka untuk menu Imlek andalan mereka. Setelah menyantap Yu Sheng, kamu juga bakal menyantap paket lengkap kuliner khas negeri tirai bambu seperti Jin Yin Man Wu, Nian Nian You Yu, Xi Da Ha Xiao, Bao Luo You Hong Dang Tou, dan ada pula Abalon.

Oh ya, paket tersebut hadir sebagai 'Prosperity Set Menu', 'Fortune Set Menu', dan 'Auspicious Set Menu Fusion' dengan kisaran harga mulai dari Rp.6.888.000 untuk 'Prosperity Set Menu', Rp.9.888.000 untuk 'Fortune Set Menu', dan Rp.12.888.000 untuk 'Auspicious Set Menu Fusion'. Menu ini berlaku untuk sepuluh orang.

"Beberapa sajian di sini, enggak semua murni dari sana (China). Pendekatannya ada yang mengikuti (style) Singapura atau Hong Kong, yang mana di sana tuh China-nya, kayak gimana ya, enggak terlalu kental begitu," beber Safta.

TemanBaik, adakah di antara kamu yang pernah menyantap Yu Sheng lengkap dengan selebrasinya? Doa baik dan harapan apa yang mau kamu panjatkan tahun ini?

Foto: Djuli Pamungkas/beritabaik.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler