Arsik Ikan Mas, Sajian Khas Batak yang Melegenda

Medan - TemanBaik, bicara soal kekayaan kuliner Indonesia tentu enggak akan habisnya deh. Salah satu yang akan kita bahas kali ini adalah kuliner khas Tanah Batak, yaitu arsik ikan mas.

Di tempat asalnya, arsik ikan mas ini adalah salah satu kuliner yang melegenda. Bukan hanya karena cita rasa lezat dan kaya gizi, arsik berkaitan erat dengan ritual adat kebatakan dan acara-acara keluarga.

Dilansir laman Indonesia.go.id, arsik ikan mas kerap digunakan pada pesta pernikahan adat Batak. Arsik biasanya ditata di atas nampan besar bersama sayuran dan seonggok nasi putih.

Sajian itu kemudian dipersembahkan khusus untuk pengantin. Kedua mempelai, orangtuanya dan hula-hula bersama-sama memegang ujung nampan berisi arsik ikan mas, lalu mereka memanjatkan doa syukur kepada Tuhan. Itu menjadi simbol doa dan berkat pada prosesi pernikahan adat Batak.

Pada acara-acara keluarga, arsik juga kerap menghiasi dapur orang Batak. Saat anak hendak berangkat merantau, orangtua Batak biasanya menyajikan ikan mas arsik untuk disantap anak-anaknya. Arsik itu sekaligus sarana bagi keluarga untuk memohon kepada Tuhan agar anak-anaknya kelak berhasil di perantauan.

Baca Ini Juga Yuk: Icip-icip Deretan Menu Kuliner Prancis di The Trans Luxury Hotel

Bahan Dasar
Arsik ikan mas pada dasarnya adalah merebus ikan mas dengan menggunakan beragam rempah dan bumbu. Bumbu yang dibutuhkan berupa asam cekala, bunga kecombrang, lokio (bawang Batak), kacang tanah, kemiri, kunyit, bawang putih dan bawang merah, cabai merah, jahe, asam gelugur, daun jeruk, daun salam, lengkuas, serai, andaliman, serta garam.

Sebelum direbus, ikan mas segar yang sudah dibersihkan dilumuri dengan air perasan jeruk nipis dan diberi garam. Diamkan selama 1 jam agar air jeruk dan garap meresap ke dalam daging ikan, sekaligus mengurangi kadar air tawar dalam ikan.

Untuk membuat arsik ikan mas, lebih disarankan gunakan ikan mas hasil tangkapan nelayan dari Danau Toba, bukan ikan mas ternakan. Itu karena tekstur daging ikan mas dari Danau Toba jauh lebih lembut, tidak berbau tanah, dan ukurannya lebih besar.

Yang lebih lesat, arsik akan lebih gurih jika menggunakan ikan mas yang sedang bertelur. Sebab, resapan bumbu pada telur akan menciptakan cita rasa sedap dan gurih. Kandungan protein pada telur bercampur dengan bumbu arsik memberikan sensasi tersendiri pada lidah.

Arsik ikan mas sendiro hingga kini mudah ditemukan di rumah-rumah makan khas Batak. Di Sumatera Utara, enggak akan sulit deh menemukan arsik ikan mas. Selain menjadi menu harian di sejumlah rumah makan, arsik ikan mas juga sering menjadi menu di rumah tangga.

TemanBaik tertarik untuk mencicipi ikan khas Batak ini? Jangan lupa mencicipinya jika berkunjung ke Sumatera Utara, ya!

Foto: id.wikipedia.org/attribution-Gunawan Kartaprananta
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler