Menggodanya Ragit Jalo, Makanan Khas Palembang saat Ramadan

Palembang - TemanBaik, ada yang tahu dengan 'ragit jalo'? Makanan ini merupakan kuliner khas Palembang, Sumatera Selatan. Sepintas, ragit jalo ini mirip dengan roti jala dari Medan dan ragit mi dari Indramayu. Namun, tentu ada yang spesial dari ragit jalo. Simak ulasannya, yuk!

Ragit jalo memiliki aroma rempah yang menggoda dan memberikan kelezatan tersendiri. Di Palembang sendiri, makanan ini lebih banyak muncul saat Ramadan sehingga mudah didapatkan. Biasanya, ragit jalo ini diburu untuk takjil alias santapan berbuka puada.

Jadi, enggak heran makanan ini mendadak banyak banget yang menjualnya di Palembang. Makanan ini biasanya dijual di sentra kuliner Ramadan di berbagai titik.

Di luar Ramadan, ragit jalo juga tetap ada yang menjual kok. Namun, tentu enggak sebanyak saat Ramadan. Jadi, harus sabar deh jika kamu ingin mendapatkannya.

Harga dari ragit jalo ini cukup terjangkau. Satu porsinya berkisar antara Rp9 ribu sampai Rp15 ribu saja. Dijamin bakal manjain lidah kamu deh meski harganya ramah di kantong. Penasaran enggak sih seperti apa ragit jalo ini? Simak ulasannya lebih lanjut, yuk!
Dilansir dari laman Indonesia.go.id, ragit jalo ini terbuat dari tepung terigu, telur, dan sedikit garam dipadukan dengan kuah kari sebagai teman bersantap. Dari bentuknya seperti jala atau jaring. Hal ini yang membuat masyarakat setempat menamainya sebagai ragit jalo.

Ragit jalo biasanya dikreasikan menjadi bentuk lipat segitiga atau digulung. Sensasi rasa akan hadir ketika ragit dimandikan kuah kari yang kaya akan rempah, lalu ditaburi bawang goreng, ditambah cabai hijau yang dipotong-potong kecil.

Ragit berlumur kari akan menghadirkan rasa gurih, lezat, pedas, dan sedikit asam begitu menyentuh indra pengecapan alias lidah. Sepintas, ragit jalo mirip dengan roti jala khas Medan yang sama-sama berkuah kari. Bedanya, kuah kari ragit jalo lebih encer dibandingkan roti jala yang lebih kental.

Kemiripan kudapan asal Palembang ini tidak hanya dengan roti jala, tetapi juga terdapat makanan bernama sejenis dari Indramayu. Jika ragit jalo berkuah kari, maka ragit dari Indramayu memakai mi ditambah telur dadar.

Selanjutnya akan disiram kuah santan ebi. Ini menghasilkan nuansa hidangan laut khas daerah pesisir. Rasanya sama-sama gurih dan sedap.

Nah, TemanBaik lebih penasaran yang mana? Mau ragit jalo, roti jala, atau ragit mi, sama-sama bikin ngiler. Pastinya, makanan ini bikin bangga karena membuktikan Indonesia negara kaya akan aneka kuliner.

Foto: Dok.ngidangbuko.wordpress.com
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler