Sa.co Bites, Biskuit Lezat & Bergizi dari Limbah Kopi

Bandung - Mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) bikin inovasi kuliner bernama Sa.co Bites. Menariknya, camilan ini berasal dari limbah kopi, tetapi nikmat dan bergizi.

Produk Sa.co Bites ini merupakan kreasi Adhitya Gustiana Maulidan (FMIPA), Muhammad Naufal Rendyanto (FMIPA), Rayyan Al Muddatstsir Fasa (FMIPA), Suyus Aira Yasmine Aldriana (FTIP), dan Georgina Jeanette (FTIP). Di bawah bimbingan dosen FMIPA Unpad Dr. Diah Chaerani, M.Si., mereka bahkan jadi salah satu pemenang Hibah Inovasi Pre-Startup Mahasiswa Unpad (HIPSMU) 2021.

Nama Sa.co Bites adalah singkatan dari saffron dan coffe. Nama ini diambil arena memang dua bahan itu yang menjadi komposisi utama Sa.co Bites.

Inovasinya membuat camilan ini juga berangkat dari tren minum kopi. Sebab, dalam prosesnya, ada banyak potensi limbah kopi yang berpotensi terbuang jika tak dicari solusinya. Saat ini, solusi untuk limbah kopi itu sendiri banyak dimanfaatkan menjadi pupuk kompos, pakan ternak, dan minuman cascara.

Ngomongin bentuknya, Sa.co Bites dibuat layaknya biskuit pada umumnya. Pada proses pembuatannya, kulit kopi terlebih dahulu dibuat menjadi tepung lalu kemudian dicampur dengan bahan lain, di antaranya safron dan gula kelapa untuk menjadi kepingan biskuit.

Baca Ini Juga Yuk: Jajanan di Ambu, Produk Penuh Cinta dari Pejuang Kanker

Adhitya mengatakan, Sa.co bites diproduksi tanpa menggunakan produk turunan susu, gluten, dan telur. Selain bisa dikonsumsi masyarakat umum, biskuit ini juga diyakini aman untuk pengidap celiac disease dan autisme.

“Awalnya produk kami menyasar target pasar orang-orang yang mengidap penyakit celiac disease dan autisme,” ungkapnya.

Selain sebagai solusi limbah kopi, Sa.Co Bites juga bisa menjadi satu pilihan camilan sehat buat kita. Nah, sepintas tentang manfaat kesehatannya, kulit kopi punya manfaat untuk mencegah sembelit, menjaga imunitas, dan mencegah sejumlah penyakit. Begitu pula saffron yang saat ini tengah banyak diminati masyarakat karena manfaatnya dalam menangkal radikal bebas, memperbaiki suasana hati, dan mencegah kanker.

Lebih jauh lagi, produksi Sa.co Bites juga diharapkan bisa berdampak baik bagi ekonomi petani kopi, setidaknya di wilayah kampus mereka di Jatinangor. Untuk itu, Adhitya dan tim akan menggunakan kulit kopi dari petani kopi dari kawasan Jatiroke sebagai bahan baku produk mereka. 

Baca Ini Juga Yuk: Menyemai Harap Anak Pesantren Lewat Burger Rp15 Ribu

Dari segi penjualan, produk ini mendapat respons positif dari konsumen yang kebanyakan mahasiswa. Banyak konsumen menganggap Sa.co Bites punya rasa unik dan langsung digemari pembeli. Hingga saat ini Sa.co Bites sudah terjual lebih dari 250 buah untuk kemasan 200 gram dan lebih dari 100 buah untuk kemasan 20 gram.

Nah, buat kamu yang kepengin coba camilan ini, sekarang kamu bisa memesannya lewat Instagram @sa.cobites. Kabarnya pula, mereka telah menggandeng dua mitra kedai kopi di Jatinangor untuk menjual produk ini secara langsung.

“Harapannya bisa memperluas pasar, memperluas jaringan, dan bisa dinikmati oleh lebih banyak konsumen di Indonesia,” pungkas Adhitya.


Foto: Dokumentasi Sa.co Bites/Kanal Media UNPAD


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler