Bottlesmoker Wakili Indonesia di Playtime Festival Mongolia

Bandung - Bottlesmoker kembali tampil di kancah internasional.  Tahun ini duo Angkuy dan Nobie menambah festival baru yang akan diikutinya, yaitu Playtime Festival di Mongolia pada 6–8 Juli 2018 di kawasan Gachuurt, sekitar 20 km dari Ulaanbaatar, Mongolia.

Playtime Festival adalah festival musik terbesar di Mongolia, pertama kali diselenggarakan pada tahun 2002. Kini festival tahunan ini menjadi terbesar dengan lineup dari skala lokal hingga internasional. Festival ini mencatat pengunjung hingga 100,000 penonton setiap tahunnya dan sejak tahun 2013, Playtime Festival menghadirkan internasional artis seperti The Radio Dept, Peter Hook & The Light, The Pains of Being Pure at Heart, Mono dan tahun ini Ariel Pink.

Tahun ini, Indonesia diwakili oleh Bottlesmoker dan juga Lightcraft yang akan tampil masing-masing di panggung utama Playtime Festival pada tanggal 7 Juli 2018.

Selain di panggung utama, Bottlesmoker dijadwalkan akan bermain bersama Mandala Yoga, sebuah kelompok yoga dari Mongolia untuk mengisi sesi ecstatic dance. Bottlesmoker akan mengiringi musik dalam sesi tersebut yang akan berlangsung pada tanggal 6, 7 dan 8 Juli di area Waldo Tent, Playtime Festival.

Indonesia patut bangga karena Bottlesmoker menjadi menjadi band pertama dari Indonesia yang masuk di festival ini. Bagi Bottlesmoker, ini menjadi suatu prestasi baru, di mana Bottlesmoker bisa membuka jaringan baru untuk memperkenalkan musik mereka lebih luas. Selain itu juga kesempatan ini bisa menjadi “pintu” pertama untuk band-band Indonesia lainnya.

"Bottlesmoker dan Lightcraft beruntung bisa jadi band pertama Indonesia yang bermain di Playtime Festival Mongolia ini, tentu saja ini harus jadi pintu yang terbuka lebar untuk teman-teman di Indonesia lainnya supaya bisa bermain di sana", tutur Nobie dalam rilis yang diterima BeritaBaik, Selasa (3/7/2018).

Bagi Bottlesmoker sendiri, kesempatan ini merupakan pengalaman yang sangat berharga karena bisa mengenalkan musiknya lebih jauh.

"Kami bersyukur bisa melangkah lebih jauh dan lebih tidak tertebak lagi untuk mengenalkan musik ini. Album Parakosmos memberi banyak tempat baru bagi kami, ini memberi banyak motivasi untuk tetap meyakini keunggulan local wisdom", tutur Angkuy.

Bangga banget!

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler