Rayakan Hari Jadi, The Rain Sukses Gelar 'Bioskop Hujan' 

Jakarta - Merayakan hari ulang tahunnya yang ke-17, The Rain merayakannya dengan menggelar konser bertajuk 'Bioskop Hujan' pada Sabtu (15/12/2018) di CGV Grand Indonesia Jakarta. Berbeda dengan band kebanyakan, The Rain ingin memberikan pengalaman dan sensasi yang tak biasa dengan menggelar konsernya di ruang bioskop.   

Kuartet yang beranggotakan Indra Prasta (vokal, gitar), Ipul Bahri (bass), Iwan Tanda (gitar), dan Aang Anggoro (drum) ini membuka penampilannya dengan lagu 'Getir Menjadi Tawa Bila Kubersamanya'.

Konser kali ini memainkan repertoar dari album-album awal The Rain yakni   'Hujan Kali Ini' (2003), 'Perjalanan Tak Tergantikan' (2009), 'Jingga Senja  Deru Hujan' (2012), dan 'Rencana Berbahaya' (2018) yang hampir jarang dimainkan di panggung-panggung sebelumnya. Sebut saja nomor-nomor seperti 'Jika Itu Denganmu', 'Perjalanan Kali Ini' sampai 'Tersenyum Dalam Luka' kini bisa berkumandang di panggung The Rain.

The Rain menyulap layar bioskop yang biasanya hanya menampilkan film menjadi tampilan layar yang memuat visualisasi apik dengan gambar yang berbeda-beda sesuai dengan lagu yang dibawakan oleh Indra cs. "Selamat datang di Bioskop Hujan," ujar  Indra sebelum sejenak menghilang dari atas panggung. 

Setelah kembali lagi ke panggung, sang vokalis bercerita mengenai inspirasinya membuat lagu berjudul 'Penawar Letih' yang terdapat di album terakhir mereka. "Ada satu lagu yang kami tulis karena terinspirasi dari mereka para pencari nafkah. Setelah lagu itu rilis tidak sedikit yang bilang bawa lagu itu menjadi soundtrack kehidupan mereka," ujarnya haru. Sebuah video pendek yang menginterpretasikan lagu tersebut kemudian diputar.

Usai ikut dibuat terharu menyaksikan video tersebut, Indra lalu memanggil sang Manajer The Rain, Roberto Pieter untuk naik ke atas panggung. Bapak satu anak ini meminta sang manajer untuk bermain gitar mengiringi mereka menyanyikan lagu yang berjudul 'Terima Kasih Karena Kau Mencintaku' yang dimana lagu tersebut merupakan lagu favorit dari sang manager tercinta. 

Konser kali ini agaknya menjadi yang paling spesial untuk band yang sudah berdiri sejak tahun 2001 ini. Selain venue acara yang berada di bioskop, The Rain seolah benar-benar ingin bernostalgia mengenang perjalanan mereka yang sudah 17 tahun berada di industri musik Indonesia. Oleh karena itu, nomor lawas dari album terdahulu mereka tak luput dari setlist, sebut saja 'Terlalu Indah', 'Dengar Bisikku', 'Perempuan Hujan', 'Bermain Dengan Hatiku', hingga 'Perjalanan Tak Tergantikan'. 

"Teman-teman terima kasih sekali sudah hadir. Kami terharu. 17 tahun ini terasa begitu singkat, semua karena dukungan teman teman yang berada di sini. Terima kasih sudah menemani kami sampai detik ini," katanya sembari tak henti mengucapkan rasa terima kasihnya. 

Selamat ulang tahun, The Rain. Salam jabat erat! 

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler