Logic Lost Ajak Pendengar Memaafkan Diri Lewat 'Forgive Yourself'

Bandung - Menggandeng Label Orange Cliff Records, Logic Lost merilis album 'Forgive Yourself' dalam bentuk CD. Sebelumnya, album keduanya tersebut telah rilis pada Bulan Juli 2018 melalui berbagai layanan musik streaming.

Lewat keterangan resminya seniman di balik Logic Lost, Dylan Amirio mengatakan kalau album ‘Forgive Yourself’ dibuat atas dasar penyesalan dan obesesi dari kesalahan di masa lalu. Album ini bercerita mengenai kesadaran bahwa semua kesalahan tersebut memang harus terjadi. Sehingga dapat berkembang lebih baik ke depannya.

'Forgive Yourself' menjadi album yang mencoba mendorong rasa penerimaan atas segala kesalahan yang terjadi di masa lalu. Sebesar atau kecil segala sesuatu yang terjadi untuk membuat manusia dapat memetik hikmah dari kejadian tersebut.

"Untuk waktu yang lama, saya tidak pernah merasa cukup untuk orang lain. Selalu ada serangan refleksi diri di mana saya terobsesi dengan hal-hal seperti: saya bisa menjadi ini, saya bisa melakukan itu, saya seharusnya melakukan lebih banyak dan hal-hal lainnya," jelas Dylan.

Baca Ini Juga Yuk: 'U La La' Jadi Penanda Kembalinya Muchos Libre dari Tidur Panjang

Dylan menyadari, jika ia terus kembali ke hal-hal tersebut maka ia tidak akan pernah menjadi manusia di masa kini. Semua kesalahan yang dibuat di masa lalu seharusnya menjadi refleksi untuk memperbaiki diri saat ini. "Hal terbaik yang dapat saya lakukan adalah keluar dari pengalaman ini dengan menjadi orang yang lebih baik. Semua perasaan itu sekarang saya simpan dalam sebuah catatan," pungkasnya.

'Forgive Yourself' sendiri dikerjakan dari Bulan Desember 2015 dan rampung pada awal tahun 2018. Dylan Amirio memproduseri album ini dengan Wing Narada Putra sebagai penanggungjawab di departemen mixing dan John Van Der Mijl untuk mastering.

Untuk sampul album dirancang oleh Dylan Amirio dan dibantu oleh Emirpasha Bhaskara Kisyanto sebagai direktur visual. Foto yang terdapat dalam sampul album 'Forgive Yourself' didapat dari sebuah toko buku di San Fransisco dan dipilih karena melambangkan kesepian dan isolasi. Hal ini dianggap selaras dengan konteks dalam album.

Dalam album ini, Dylan juga menggaet seorang musisi eksperimental asal Bandung, Tesla Manaf, untuk berkolaborasi di sebuah trek berjudul 'Urn'. Bagi TemanBaik yang ingin membeli album ini dapat memesannya melalui Orange Cliff Record, Omuniuum, Kineruku, Langen Srawa, Toko Musik Luwes dan La-La Records. 'Forgive Yourself' juga dapat kamu nikmati secara digital di Bandcamp, Spotify, Apple Music dan Deezer.

Foto: Dok. Logic Lost


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler