Lama Rehat, PHB Luncurkan Album Jenaka Berjudul 'Tua Tua Keledai'

Bandung - Di era 90-an, grup musik Pemuda Harapan Bangsa (PHB) sempat populer dengan ciri khas gaya panggungnya yang kocak dan menggelitik. Setelah cukup lama rehat, grup orkes yang dibentuk 1996 ini kembali merilis album teranyarnya, 'Tua Tua Keledai'.

Bukan PHB kalau enggak jenaka, di album keempatnya grup musik asal Bandung ini juga masih mempertahankan lirik lagu yang simpel tapi bikin penikmatnya terhibur. Uniknya, sekarang PHB memilih penjualan CD atau fisik lewat konsep bundling atau kolaborasi dengan brand kopi lokal.

"Tua Tua Keledai liriknya diambil dari keseharian kami. Merasa sudah enggak muda lagi, dan enggak kapoknya bikin album, kami luncurkan album keempat ini setelah sempat gagal dan lama tertunda," ujar Nedi, Vokalis PHB di Bahureksa, Rabu (24/4/2019).

Baca Ini Juga Yuk: Bendi Harmoni Rilis Debut Album Berjudul 'Kusir Kobam'

Ia bercerita, enggak bisa dipungkiri kalau di zaman digital penjualan album lagu dalam bentuk fisik memang cukup menantang. Terinspirasi dengan sistem bundling CD dengan satu label ayam franchise, PHB juga mencoba peruntungan lewat penjualan kopi plus CD.

"Kenapa kopi? Seperti kita ketahui, saat ini kedai kopi sedang marak di mana-mana. Jadi PHB pengin mencoba mengikuti tren kopi yang lagi booming. Kemasan album 'Tua Tua Keledai' ini dikemas layaknya berjualan kopi dan juga beberapa gift yang sudah termasuk dalam satu kemasan," ungkapnya.

Nedi bercerita, album 'Tua Tua Keledai' memiliki 10 track list dengan koleksi 9 lagu. Jagoannya antara lain Indehoy, CLG, Hoyong Motor, Ping, Gorila dan yang lainnya. Tentu saja TemanBaik, semua lirik di dalamnya di dalamnya pasti bikin kita tertawa.

Foto: Dini Yustiani


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler