Dried Cassava Cerita Soal Mimpi Komponis di Lagu 'Blueberry Man'

Bandung - Band indie rock asal Ibukota, Dried Cassava kembali merilis karya terbaru mereka. Kali ini band yang dihuni oleh Kago Mahardono, Baskoro Adhi Juwono, Nandie Daniel Febryan, dan Bana Drestanta ini mempersembahkan single teranyar yang berjudul 'Blueberry Man'.

Setiap merilis karya, Dried Cassava selalu memiliki sudut pandang yang unik untuk disuguhkan, termasuk di lagu 'Blueberry Man'. Lewat lagu ini, band yang berdiri sejak 2005 silam ini ingin menceritakan tentang seorang komponis yang bermimpi untuk membuat karya orisinil yang paling hebat sepanjang sejarah.

"Ia berambisi untuk menandingi karya besar maestro-maestro pendahulunya. Namun, ia merasa gagal. Merasa dunia tak adil, karena ia tak bisa mencipta keindahan nada dan syair yang seakan telah habis tak tersisa," tulis Dried Cassava lewat keterangan persnya.

Baca Ini Juga Yuk: NonaRia Persembahkan Single 'Jadi Wanita' di Hari Kartini

Sentuhan aransemen yang tersaji di lagu 'Blueberry Man' ini tetap memasukkan ciri khas Dried Cassava dari karya-karya sebelumnya. Hanya saja, mereka juga sedikit menyelipkan aransemen yang lebih modern.

Saat proses penggarapan lagu ini, Dried Cassava juga tak bertindak sendirian. Mereka dibantu oleh John Paul Patton. Vokalis sekaligus gitaris Kelompok Penerbang Roket ini turut andil dalam pembuatan nada pada bagian solo gitar yang dimainkan Nandie.

Penyanyi latar Dried Cassava, Saraswati Widya Hapsari yang turut menyumbangkan suara juga turut merasakan pengalaman tersendiri dalam menikmati nuansa rock yang berbeda dari Dried Cassava yang sebelumnya.

Persembahan teranyar dari Dried Cassava ini sudah bisa didengarkan di berbagai layanan streaming musik digital dan juga channel YouTube milik Dried Cassava.


Foto: Dok. Dried Cassava

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler