Cerita dari Gelaran Road to Soundrenaline Bandung Hari Pertama

Bandung - Jelang pergelaran akbar Soundrenaline 2019 yang akan berlangsung di Garuda Wishnu Kencana Bali pada 7-8 September 2019, pihak penyelenggara menggelar Road to Soundrenaline yang diadakan di beberapa kota besar di Indonesia. Seperti Bandung, Medan, Makassar, Malang, Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan lain-lain.

Road to Soundrenaline di Bandung sendiri digelar selama dua hari yakni pada 27-28 Juli 2019 di Trans Convention Center Bandung. Pada hari pertama terdapat penampilan dari Rubah di Selatan, Elephant Kind, Miami Horror, Prontaxan, serta beberapa band pengisi lainnya.

Elephant Kind, band asal ibu kota tampil pada pukul 21.30 WIB dan membuka penampilannya dengan menyanyikan lagu berjudul 'One'. Usai membawakan lagu yang terdapat di album teranyar mereka yang bertajuk 'The Greatest Ever', Bam Mastro sang vokalis menyapa para penonton yang ada di hadapannya. "Selamat malam Bandung, lama ya kita enggak ketemu?," ujarnya.

Setelah ditinggal oleh dua personel lamanya, Elephant Kind yang kini dihuni oleh Bam Mastro (vokal, gitar), Bayu Adisapoetra (drum), dan Kevin Septanto (bass) ini menghajar penampilannya dengen menyanyikan trek 'With Grace', 'Pleaser', 'I Believe In You' secara berurutan. "Bandung masih semangat semuanya?," tanya Bam pada penonton.

Penonton yang hadir malam itu memang itu memang bisa dibilang tidak terlalu ramai. Namun, ketika Bam cs tampil, mereka yang hadir tetap antusias untuk bernyanyi bersama menemani Bam membawakan lagu demi lagu yang terdapat di setlist yang sudah ia dan personel lainnya susun sebelum mereka naik panggung.

Melihat penonton yang belum terlalu bersemangat, Bam kemudian menghadirkan salah satu hit single milik Elephant Kind yang cukup dinanti untuk dibawakan yaitu 'True Love'. Lagu yang ditunggu-tunggu oleh penonton akhirnya dibawakan juga. Tak heran memang jika penonton yang tadinya hanya berdiam diri jadi mengeluarkan suara mereka untuk ikut bernyanyi.

Baca Ini Juga Yuk: Konser Jikustik Reunian, Sebuah Suguhan yang Urai Banyak Kenangan

Begitupun saat band yang sudah memiliki dua album ini membawakan lagu 'Oh Well', para penonton semakin terlihat tak ragu untuk ikut bernyanyi. Sepertinya sih mereka sudah tak malu-malu lagi seperti beberapa saat sebelumnya. Membawakan total 10 lagu, Elephant Kind cukup sukses memanaskan adrenaline penonton pada malam itu dan menutup penampilan mereka dengan lagu 'Better Days'.

Usai penampilan mereka, giliran Miami Horror, band asal Australia yang mengambil alih panggung. Band yang beranggotakan Benjamin Plant (bass, synthesizer), Joshua Moriarty (gitar, vokal), Daniel Whitechurch (piano, synthesizer), dan Kosta Theodosis (drum) ini ditemani oleh dua vokalis yaitu Reva dan TC. Bersama kedua vokalis tersebut, Miami Horror menyanyikan lagu demi lagu secara bergantian.



"Halo, kami dari Miami Horror. Ini pertama kalinya kami main di Bandung. Semoga kalian bisa bersenang-senang dengan kami," ujar TC menyapa penonton.

Selama kurang lebih satu jam, Miami Horror melantukan trek demi trek yang di antaranya 'I Look to You', 'Real Show', 'Restless', 'Leila', 'Love Like Mine' yang jadi hit single mereka. Serta beberapa trek lainnya yang terdapat di album yang sudah dihasilkan oleh Miami Horror.

Puas dihajar oleh penampilan dari Miami Horror, tiba giliran Prontaxan yang diplot sebagai penutup Road to Soundrenaline Bandung hari pertama naik panggung.

Kolektif DJ yang diinisiasi oleh Yahya Dwi Kurniawan dan Uji Hahan Handoko ini membawakan lagu dari Payung Teduh, Dewa 19, Efek Rumah Kaca, hingga Titi Kamal secara remix. Yang tak ayal penampilannya malah membuat penonton menjadi lebih rileks dan mulai berjoget ria tanpa malu.

Buat kamu yang terlewat menyaksikan Road to Soundrenaline Bandung, masih ada penampilan dari Rendy Pandugo, Mustache and Beard, dan Maliq D'Essentials loh di hari kedua gelarannya ini. Jangan sampai terlewat lagi ya, TemanBaik!

Foto: Mentari Nurmalia


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler