Marcello Tahitoe Bikin Album Terbaru Sebagai Monumen Perjalanan

Bandung - Empat tahun usai merilis album keempat, Marcello Tahitoe kembali mempersembahkan lagu anyar. Bersama label Sony Music, Marcello merilis album kelima yang bertajuk 'Antistatis'. 

Album yang memuat 9 lagu baru ini menjadi bukti eksistensi seorang Marcello di dunia musik. Tercatat hingga saat ini ia telah memiliki empat album lainnya yakni 'Ello' (2005), 'Realistis/Idealis' (2009), 'Taub Mumu' (2012), dan 'Jalur Alternatif' (2015). 

"Statis merupakan antitesis dalam esensi dasar hidup manusia. Kita bertumbuh, berkembang, dan berevolusi seiring berjalannya waktu, baik tubuh, pikiran, jiwa, dan spiritual. Tidak ada yang kekal selain perubahan. Tidak ada yang pasti selain antistatis," ungkap Marcello lewat surat elektronik yang dikirimnya. 

Ia menyebutkan, 'Antistatis' adalah album yang dikerjakan bersama tiga teman band yang biasa tampil bersamanya di panggung. Mereka adalah Enos Martyn (bas), Arden Wibowo (gitar), dan Robby Wahyuda (drum). Album ini dikerjakan Marcello di studio yang ada rumahnya sendiri yang berlokasi di kawasan Kayu Putih, Jakarta. 

Penyanyi kelahiran Jakarta, 20 Februari 1983 ini mengungkapkan bahwa pengerjaan album 'Antistatis' bisa dibilang cukup cepat dan sederhana dengan instrumen yang tergolong dasar. 

Sound tebal ala musik altenatif di era 1990-an tetap terasa membalut lagu-lagu yang berceritakan tentang berbagai sisi sosial kehidupan dan keresahan pribadi Marcello. Lain dengan album sebelumnya, di album ini tidak ada penggunaan synthesizer ataupun efek yang jelimet. 

"Sepertinya saya menemukan formula nyaman dan pas untuk menulis lagu yang simple, raw, dan spontan," ucap penyanyi berusia 36 tahun itu. 

Secara umum, dia merasa cukup puas dengan album 'Antistatis', baik secara produksi dan ouput yang dia dan rekan-rekan bandnya hasilkan. Baginya, album ini semacam monumen untuk suatu waktu dalam perjalanan hidup dia.

"Album ini dibuat tanpa tendensi apapun, dan tidak disetir kepentingan apapun. Album ini murni atas nama kecintaan saya terhadap musik rock dan menunjukkan diri saya yang otentik," bebernya.
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler