Rayakan 20 Tahun Lagu Tegar, Rossa Sajikan Konser Spesial

Rossa adalah penyanyi yang lagu-lagunya kental akan nuansa cinta. Menandai 20 tahun perjalanan lagunya yang berjudul 'Tegar' ia pun menggelar konser bertajuk 'Tegar 2.0' yang dipromotori oleh Satufest Production. Setelah digelar di Jakarta pada (05/10/2019) lalu, kini giliran Kota Bandung yang disinggahinya. Sabtu, (26/10/2019), ia menggelar konsernya di Trans Convention Center.

Pukul 20.00 WIB lagu lawas miliknya 'Malam Pertama' menjadi penanda dimulainya konser. Disusul oleh lagu 'Kutunggu Kau Putus'.

"Orang bilang lagu lagu saya ini semacam pembunuhan. Nangisnya sampai sesak. 30 menit ke depan lagu-lagu yang saya nyanyikan semuanya ballad, lagu yang biasa kalian nyanyikan saat sakit hati. Apakah kalian udah menyiapkan tisu?," ucap Rossa pada penonton.

Setelah itu, set dilanjutkan dengan lagu-lagu lawas lainnya seperti 'Aku Bukan Untukmu', 'Tega', serta 'Terlalu Cinta'. Konsernya kali ini bisa dibilang cukup spesial, Rossa membawa seluruh session playernya. Karena banyaknya personel band pengiring, seluruh area panggung sontak diisi oleh mereka. Beberapa diplot di bagian tengah panggung, sisa lainnya diplot di sisi kanan dan kiri.

"Ada beberapa lagu yang saya tidak pernah nyanyikan di konser-konser sebelumnya. Kali ini saya bakal nyanyiin lagu yang diciptakan oleh Melly Goeslaw. Lagu ini tercipta karena pengalaman yang saya mimpi tiga hari berturut-turut tentang hal yang sama," ungkap Rossa sembari menyanyikan 'Bicara Pada Bintang'.

Rossa pun menyanyikan lagu yang diciptakan dalam waktu 10 menit itu oleh Melly Goeslaw. Ia lalu mengajak sang adik, Didit Violin untuk berbagi panggung dengannya. Setelah itu, ia melanjutkannya dengan trek 'Perawan Cinta' yang turut diiringi oleh nyanyian massal penonton.

Rossa mengaku kagum dengan para audience yang datang ke konsernya malam itu. Ia heran kenapa penonton masih saja hafal lagu-lagu lama yang bahkan tidak pernah dibawakan sama sekali di panggung.

"Naha sih harapal keneh wae. Duh Gusti aing mah. Aku sendiri masih amaze kenapa kalian masih hafal lagu yang gak pernah dinyanyiin juga di konser aku," terangnya sedikit kesal namun bernada bercanda.

Sesekali Rossa meladeni para penonton di baris depan untuk sekadar berfoto dengan gawai mereka. Malam itu, penyanyi berusia 41 tahun itu juga menyiapkan set khusus untuk membawakan lagu-lagunya yang menjadi soundtrack film. Sebut saja 'Kepastian' dan 'Jangan Hilangkan Dia' yang jadi original soundtrack untuk film 'ILY FROM 38.000 FT' lalu 'Takdir Cinta', 'Hijrah Cinta' dan 'Ayat-ayat Cinta' yang mengisi film yang dirilis tahun 2008 'Ayat-ayat Cinta'. Tak lupa penyanyi kelahiran Sumedang ini juga membawakan lagu terbarunya yang mengisi film biopik 'Susi Susanti' yang berjudul 'Karena Cinta yang Menemani'

Hanya di Bandung, Rossa Hadirkan Afgan

Pada konser 'Tegar 2.0' yang dibuka di Jakarta beberapa waktu lalu. Rossa menghadirkan beberapa bintang tamu. Sebut saja Melly Goeslaw, Anto Hoed dan Nagita Slavina. Sementara di Bandung, Rossa memilih Afgan. Bandung memang jadi kota yang spesial untuk Rossa. Karena itu ia ingin memberikan sesuatu yang spesial juga bagi para penggemarnya yang datang ke konser.

Selesia membawakan set soundtrack film, giliran Afgan mengambil alih panggung. Ia menyanyikan 'Nada-nada Cinta', 'Cinta Dalam Hidupku' dan 'Aku Bukan Untukmu'. Tak ketinggalan, Afgan juga menyanyikan lagu duetnya bersama Rossa yang berjudul 'Kamu yang Tunggu'. Keduanya tampil dengan sangat manis. Membuat penonton menjerit-menjerit melihat keduanya tampil mesra.

Tak lama berselang, Rossa membagikan cerita mengenai makna lagu 'Tegar' bagi dirinya yang sangat sentimental. Lagu yang bisa dibilang menjadi titik balik bagi dirinya. Rossa mengungkapkan jika 20 tahun lalu dirinya pernah kehilangan semangat untuk mengeluarkan lagu lagi. Hal itu terjadi ketika ia merilis 'Nada-nada Cinta' yang dirilisnya tahun 1996.

Saat itu ia mengaku susah sekali mencari lagu yang bisa booming. Pada suatu ketika saat Rossa sudah putus asa. Ia mendapatkan lagu demo yang bagus yang datang dari manajernya Dewi Sandra saat itu.

"Waktu itu produser bilang ada lagu yang kayaknya cocok buat aku. Saat itu aku baru putus sama pacar. Jadi saat dapat lagu itu aku suka banget. Lagu ini lah yang menyelamatkan karier aku. Hingga akhirnya aku bisa tegar selama 20 tahun ini," ceritanya penuh haru.

Bagi Rossa, lagu 'Tegar' memiliki makna mendalam. Lagu itu bukan hanya karya musiknha saja. Tapi karena lagu itu lah bisa bisa sesungguhnya "legowo" menghadapi banyak hal yang menerpanya. Usai bercerita panjang lebar, Rossa pun meneruskan penampilannya dengan lagu pamungkas yang jadi tajuk konsernya itu.

"Saya mempersiapkan konser ini hanya dua bulan. Menjual tiketnya baru dilakukan tiga minggu sebelum hari pelaksanaan konser perdana di Jakarta. Tapi presale habis dalam waktu 12 menir. Mudah-mudahan habis ini kita bisa ketemu lagi ya," ucapnya.

Jika dilihat, tak hanya yang seusianya saja yang datang ke konsernya itu. Tapi yang berusia belasan tahun pun terlihat hadir malam itu. Sesekali ia juga mengajak penonton di baris depan untuk mengobrol. Menanyakan mereka berasal dari mana dan berapa usianya.

Konser yang sudah berjalan hampir 2 jam itu pun hanya menyisakan beberapa lagu lagi. Tak mau banyak basa-basi, ia membabat habis sisanya dengan melantunkan beberapa lagu up-beat seperti 'Body Speak', 'Hey Ladies', 'Sakura Dalam Pelukan' dan ditutup oleh 'Pudar'.

Setelah Kota Kembang, Rossa masih akan melanjutkan konser 'Tegar 2.0' di Yogyakarta (23 November) dan berakhir di Surabaya (29 November).


Foto: Mentari Nurmalia/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler