Konser 'The Dark Arts' Kolaborasi Musik Klasik & Seniman Gambar

Bandung - Bagaimana ya jadinya kalau sajian gitar klasik berpadu dengan drawing exhibition dalam satu panggung? Di konser bertajuk 'The Dark Arts' TemanBaik bisa merasakan kedua hal tersebut, loh.

'The Dark Arts' merupakan proyek eksperimen kolaborasi komunitas gitar klasik Preanger Guitarian dan seorang visual artist bernama Prabu Perdana. Hadir dengan tema 'The Dark Art' para pemain musik berbusana ala Harry Potter dilengkapi pameran gambar-gambar binatang buas (dark) dari Prabu untuk mendukung tema acara ini.

Konser ini digelar di Lantai 2 Jacob Hall (Allegria Music), Setrasari Mall Blok B2/16, Jalan. Prof. Dr. Sutami No. 21 Bandung, Minggu (10/11). Konser terdiri dari dua pertunjukkan yakni pada pukul 16.00 WIB dan 19.00 WIB.

'The Dark Arts' menampilkan beberapa anggota Preanger Guitarian dalam format solo dan ensamble (grup) gitar klasik. Sejumlah karya dari komposer-komposer dunia disuguhkan mereka dalam konser ini.

Seperti karya Canon dari Georg Philipp Teleman, Theme from Schindler's List, Moonlight Sonata milik Ludwig van Beethoven, Valseana dari Aquarelle Sergio Assad, Bagian I dan IV dari Koyunbaba Carlo Domeniconi dan Tristorosa dari Heitir Villa-Lobos. Selain itu, konser 'The Dark Arts' juga menyajikan karya tradisional Jawa, bertajuk 'Cublak-cublak Suweng'.

"Halo, perkenalkan nama saya Royke Ng, 'Cublak-cublak Suweng' adalah lagu permainan daerah yang dibawakan anak-anak dengan teman-temannya. Jadi mohon doanya semoga saya berhasil mengajak teman-teman saya ikut membawakan lagu itu dengan saya di sini (panggung)," ujar salah seorang pemain gitar, Royke Ng.

Tak lama, Royke bersama kawan-kawannya dari Preanger Guitarian tampil ke panggung membawakan lagu 'Cublak-cublak Suweng'. Lagu tersebut dibawakan dengan aransemen berbeda dan berhasil membuat penonton berdecak kagum.

Saat ditemui usai konser, Royke Ng mengatakan kalau acara ini merupakan konser perdana yang melibatkan seniman. "Konser ini adalah konser kolaborasi pertama yang mengajak seniman," ungkapnya.

Sebagai seniman, Prabu juga mengungkapkan kalau 'The Dark Arts' merupakan kolaborasi pertamanya dalam sebuah konser. "Ini pengalaman pertama saya dalam satu konser ada pameran dan ada di satu ruangan yang sama. Selain itu ada satu yang digambar (perform) saat konser," jelasnya.

Baca Ini Juga Yuk: Siap-siap, Michael Learns to Rock Bakal Manggung di Semarang

Ide live performance (menggambar langsung) sendiri ia dapatkan beberapa saat sebelum konser dimulai loh. "Ide untuk membuat gambar saat konser baru dibikin setengah jam sebelum acara dimulai. Saya beli dulu kertas ke depan tadi. Jadi idenya memang bener-bener fresh," kenang Prabu.

Melalui konser ini, Preanger Guitarian ingin memberikan alternatif hiburan yang kreatif dan positif bagi masyarakat. Konser ini juga diharapkan dapat menambah warna musik di Indonesia, khususnya di Kota Bandung.

"Bagaimana kita bisa mencairkan paradigma orang tentang musik klasik, dan juga mudah-mudahan dengan acara ini bisa memberikan alternatif kegiatan untuk masyarakat," harap Royke.

Jeffry, dari Preanger Guitarian juga berharap melalui konser ini, musik klasik menjadi hal yang menyenangkan bagi siapa saja. "(Ingin) bisa lebih mensosialisasikan tentang musik klasik, kalau sekarang ini kan banyak pandangan orang kalau musik klasik ini susah. Kita di sini berinovasi untuk membuat musik klasik itu menyenangkan," ungkapnya.

Salah seorang pengunjung bernama Stela merasa senang bisa menonton konser ini. Karena biasanya ia hanya mendengar musik klasik sebagiannya saja melalui film. "Perasaannya senang, lewat konser ini jadi lebih tahu lagu-lagu klasik secara utuh," ucap Stela.

Konser 'The Dark Arts' ditutup dengan menampilkan hasil gambar Prabu yang dibuat saat acara konser berlangsung. Kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.

Konser ini adalah acara rutin yang memang digelar komunitas Preanger Guitarian setiap tahunnya pada bulan November. Selain konser rutin, mereka juga kerap diundang untuk bermain di konser-konser musik klasik.

Nah bagi TemanBaik yang mau nonton konser musik klasik dari Preanger Guitarian selanjutnya, jangan lupa buat ikuti akun Instagram mereka ya di @preanger_guitarian.

Foto: Nita Hidayati/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler