Merasakan Kembali Kehadiran Chrisye di Chrisye Love Tour Bandung

Bandung - Buat generasi yang lahir di era 2000-an, mereka mungkin asing dengan sosok Chrisye. Namun, lain halnya dengan yang besar di era 80-an sampai awal tahun 2000 ketika nama Chrisye sedang ada di era keemasannya.

Dipromotori oleh Trisatya, Chrisye Live Tour By Erwin Gutawa yang digelar di Bandung pada (11/12/2019) di Sasana Budaya Ganesha Bandung berlangsung sukses.

Tembang 'Lilin-lilin Kecil' melantun dengan indah sebagai lagu pembuka. Setnya sendiri menampilkan kelompok paduan suara yang beranggotakan anak-anak kecil. Mereka menyanyi dengan apik di atas panggung, sekaligus membuat bulu kuduk seketika merinding.

Walau pun sosok Chrisye sudah tidak ada, tapi demi membuat para penonton merasakan kembali kehadirannya, Erwin Gutawa dan tim sengaja menghadirkan video multimedia yang menampilkan tayangan demi tayangan Chrisye saat beraksi di atas panggung.

Selanjutnya, penampilan dilanjutkan lagu 'Semusim', 'Aku Cinta Dia', 'Nona Lisa', serta 'Anak Sekolah'. Sembari ditampilkan video latar saat Chrisye menggelar konser, megahnya penampilan Chrisye saat itu seolah bisa dirasakan di konser ini. Walau sebenarnya raga Chrisye sudah tiada, tapi sosoknya seakan masih terasa nyata.

Setelah lagu 'Kisah Cintaku' dibawakan, di salah satu video latar Chrisye menceritakan jika saat kecil ia dimodali sebuah gitar oleh kedua orang tuanya yang kemudian mengantarkannya untuk membuat sebuah band bersama temannya di sekolah.

“Setelah dimodali gitar oleh orang tua, saya mulai bergabung dengan kelompok band yang satu dan yang lainnya. Sampai akhirnya saya bersolo karier. Dalam perjalanannya, banyak sekali musisi yang mendukung saya.  Saya berterimakasih kepada mereka semua,” ucap Chrisye di video tersebut sebelum akhirnya membawakan lagu ‘Kidung’.

Hadirkan Gita Gutawa dan Sandy Sondoro
Gelaran Chrisye Live Tour di Bandung kehadiran bintang tamu, tak lain adalah Gita Gutawa dan Sandy Sondoro. Gita Gutawa sendiri membawakan beberapa lagu, sebut saja ‘Sendiri Lagi’, ‘Kala Sang Surya Tenggelam’ dan ‘Anggrek Bulan’. Penyanyi berusia 26 tahun itu mengaku senang bisa berkumpul bersama para penonton yang datang malam itu.

"Senang banget Gita bisa ada di sini bersama ayah (Erwin Gutawa). Aku merasa beruntung dulu diracuni dan diajak ajak oleh ayah ke tempat latihan, studio rekaman, dan ikut Om Chrisye tur hingga konser. Jadi aku bisa berinteraksi langsung dengan beliau," ungkap Gita setengah gemetar.

Gita berkata jika Chrisye merupakan sosok yang sangat berjasa dan memengaruhinya dalam berkarier di industry musik. Karena itu ia sangat senang akhirnya bisa menyanyikan lagu-lagu Chrisye dan berduet dengannya walau hanya sebatas melalui tayangan video multimedia.

Selain Gita Gutawa, musisi Sandy Sondoro juga diplot sebagai bintang tamu untuk membawakan lagu milik Chrisye. Ia menyanyikan ‘Anak Jalanan’, Sebelumnya tembang lawas nan hits seperti ‘Selamat Jalan Kekasih’, ‘Hanya Untukku’ serta ‘Seperti yang Kau Minta’. 

“Bandung kumaha damang? Chrisye buat saya itu enggak pernah tiada. Beliau dan karya-karyanya enggak pernah mati. Saya salah satu orang yang sangat mengagumi Om Chrisye. Sebuah kehormatan buat saya bisa bernyanyi bareng Om Chrisye saat diundang dalam perayaan HUT RI tahun 2004 di Berlin. Hanya sayang sekali beberapa tahun setelah itu Om Chrisye harus tiada. Tapi sampai sekarang karyanya tetap ada dan everlasting,” terang Sandy Sondoro.

Setelah konser berlangsung hampir dua jam, Erwin Gutawa akhirnya menyapa penonton. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua yang menyempatkan datang untuk menonton dan mengenang kembali karya maestro tanah air yang satu itu.

“Chrisye adalah salah seorang legenda yang karya-karyanya telah meneani kita sejak ia merilis single ‘Lilin-lilin Kecil’ tahun 1977 sampai akhir hayatnya. Nyanyian indahnya telah menjadi soundtrack cerita hidup kita,” papar Erwin Gutawa.

Sejurus kemudian, Erwin langsung memainkan lagu ‘Kidung Abadi’, sebuah lagu yang dipersembahkan secara khusus untuk Chrisye yang liriknya dibuat oleh Gita Gutawa. Erwin juga mengaku menyesal, sebab selama 10 tahun menemani Chrisye sebagai music director, ia baru sempat menciptakan satu buah lagu untuknya yakni ‘Kidung Abadi’. Walau begitu, setidaknya penyesalan itu bisa terbalas, karena sebuah lagu yang indah akhirnya bisa ia persembahkan untuk sahabatnya yang satu itu. Set pun akhirnya diakhiri dengan lagu ‘Cintaku’ dan ‘Pergilah Kasih’

Setelah digelar di Kota Bandung, Chrisye Live Tour By Erwin Gutawa masih akan digelar di beberapa kota lainnya loh. Seperti Surabaya, Solo, Yogyakarta dan Semarang.


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler