Jasper dan Ben Beberkan Fakta di Balik Terbentuknya Altin Gün

Yogyakarta - Belum lama ini, Altin Gün bekerja sama dengan lembaga Erasmus Huis menggelar tur musik ke beberapa kota di Indonesia, salah satunya Yogyakarta. Konser Altin Gün di Jogja diselenggarakan pada 16 Desember 2019 di Ballroom The Phoenix Hotel, Jalan Jend Sudirman No. 9, Cokrodiningratan, Jetis, Yogyakarta.

Altin Gün sendiri merupakan grup musik asal Belanda yang kental dengan nuansa musik Turkish psychedelic folk dan didirikan oleh Jasper Verhulst (bass) dan Ben Rider (gitar). Ketika Jasper dan Ben sedang tur di Istanbul, Jasper membeli sejumlah album dari musisi Turki. Bersama Ben, ia pun mendapat ide untuk memulai sebuah band baru.

Altin Gün banyak terinspirasi dari perpaduan musik tradisional Turki tahun 60-70an dengan musik psychedelic rock Barat, seperti band The Doors atau Led Zeppelin.

Altin Gün kini telah merilis dua album dan beberapa single. Album debut 'On' dirilis pada tahun 2017, sedangkan album terbaru mereka yang diberi nama ‘Gece’ dirilis pada April 2019. Tahun ini, Altin Gün meraih nominasi Grammy Awards dengan kategori 'Best World Music'.

Konser Altin Gün di Ballroom The Phoenix Hotel dimulai sekitar jam 7 malam dengan penampilan memukau nan jenaka dari grup musik Anteng Kitiran asal Jogja sebagai opening act. Altin Gün baru naik ke atas panggung sekitar jam 8 malam. Penonton langsung berkerumun dan merapat ke depan panggung yang memang tidak dihalangi oleh barikade, sehingga membuat konser ini semakin terasa intim karena tak ada jarak antara performer dengan penonton.

Altin Gün membawakan total 14 lagu di konser malam itu. Single-single populernya seperti 'Goca Dunya', 'Leyla', 'Süpürgesi Yoncadan', dan 'Vay Dunya' juga ikut dibawakan. Bahkan, di tengah-tengah pertunjukan, Merve sang vokalis perempuan tiba-tiba turun dari panggung untuk berbaur dan asyik berjoget bersama penonton.

Seusai konser, Merve mengungkapkan kepada BeritaBaik tentang perasaannya setelah menghibur penonton malam itu. "It's great. I love Indonesia, I love the people. Everybody and everything is lovely," ungkapnya.

Alex, additional percussionist yang digandeng khusus untuk tur ini juga ikut berkomentar tentang konser mereka di Jogja. "It's great. Amazing crowd, beautiful people, very enthusiastic. Everything is new and unexpected for me. I've never been to Indonesia before. It's been a very positive experience. It's a beautiful place. I love it,” komentarnya.

Sedangkan Jasper (bass) dan Ben (gitar) membeberkan fakta menarik tentang proses terbentuknya Altin Gün dan bagaimana akhirnya mereka bisa menemukan para personel yang melengkapi proyek musik mereka melalui sosial media. "I feel great, hopefully we can come back again. Yeah, we found the singers on Facebook," tutur Ben.

"I made the ads on Facebook. We’re looking for Turkish musicians for this new band, and then they (Merve and Erdinc) responded through mutual friends. Then, they came to the first rehearsal, and that was it, the magic was there. That’s very nice, we're clicked from the start," beber Jasper.


Foto: Hanni Prameswari

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler