Ikkubaru Merilis Album Kedua Bertajuk 'Chords and Melodies'

Bandung - Kuartet pop asal Bandung, ikkubaru melepas album kedua mereka berjudul 'Chords & Melodies' pada Jum’at (14/2/2020) lalu. Berjarak 6 tahun dari peluncuran album pertamanya 'Amusement Park' yang rilis pada 2014, mereka coba menawarkan gaya bermusik yang baru. Salah satunya dengan menuangkan lirik Bahasa Indonesia yang jarang mereka lakukan di karya-karya sebelumnya.


Pada album ini, grup musik beranggotakan Muhammad Iqbal (vokal, keyboard dan gitar), Rizki Firdausahlan (vokal dan gitar), Muhammad Fauzi Rahman (bas) dan Banon Gilang (drum) ini memproklamirkan gaya bermusik mereka yang dominan mengusung konsep pop dreamy yang lebih sintetis. Gaya bermusik city-pop yang kadung melekat pada tubuh mereka, coba dikesampingkan di album kedua ini.

Baca Ini Juga Yuk: 20 Tahun Album 'Bintang Lima', Dewa 19 Gelar Konser di Bandung

Eksplorasi musik yang dijajaki ikkubaru dalam rentang enam tahun itu pada akhirnya membawa mereka keluar dengan karakter yang baru, tanpa meninggalkan ciri khas mereka.

"Belakangan ini begitu banyak jenis lagu yang kami dengar. Hal ini juga menghasilkan dorongan yang membuat kami ingin menciptakan sesuatu yang belum pernah kami buat sebelumnya. Termasuk menulis lagu dengan pendekatan lirik Bahasa Indonesia yang jauh lebih banyak di banding rilisan-rilisan kami terdahulu," beber Muhammad Iqbal selaku motor sekaligus penulis lagu, dalam keterangan resmi yang diterima BeritaBaik.id.

Dari segi lirik, mereka mencoba menuangkan tema cinta yang mengarah pada kegelisahan manusia. Hal itu disebutkan oleh Iqbal karena mereka terinspirasi dari beberapa musikus di Britania, yang mengusung musik dream pop atau shoegaze dan meleburkannya dengan unsur manusia beserta kegelisahannya.

Mengikuti jejak album pertamanya, ikkubaru berencana merilis album kedua ini tak hanya di Indonesia, melainkan juga di Jepang. Ada 10 lagu di album 'Chords & Melodies' format digital. Sedangkan, format fisik berupa CD yang akan dirilis dalam waktu dekat, menawarkan 2 lagu tambahan yang tidak termuat di format digital.

'Chords & Melodies' disebut sebagai serapan banyak latar belakang musik; dreamy bergaya vibe, funk, sophisticated-pop hingga layer-layer synthesizer yang mengiris kadar new jack swing dengan pijakan-pijakan lantai dansa era 80-an. Kentalnya musik-musik tersebut dileburkan dengan ciri khas irama musik ikkubaru itu sendiri. Dan tentu saja, konsepsi tekstual yang lebih luas.

"Pada intinya, dengan album ini kami mencoba lebih menyampaikan makna kekaryaan yang kontemplatif dan spiritual, setali tiga uang dengan judulnya 'Chords & Melodies' yang bila diartikan bagaikan Jiwa dan Raga. Bagi kami, keduanya tidak bisa dipisahkan, karena kita adalah manusia," kata Iqbal.

Saat ini, 'Chords & Melodies' sudah bisa TemanBaik dengarkan di berbagai platform digital.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler