'Unreasonable', Lagu Tentang Ketidakwajaran dari Ijay Irawan

Bandung - Solois asal Bandung Ijay Irawan merilis single ketiga bertajuk ‘Unreasonable’ pada Jum’at (17/4/2020). Single ini merupakan jembtan menuju album penuh yang akan dirilisnya beberapa waktu ke depan. Pada single ini pula, Ijay menggaet musikus Sarah Saputri untuk jadi rekan duet.

‘Unreasonable’ secara umum menggambarkan tentang kisah romansa. Lebih lanjut, lagu ini menggambarkan kondisi di mana seseorang sedang menikmati ketidakwajaran. Dalam hal ini, ada sepasang manusia yang menjalani hubungan tanpa status. Namun di sisi lain, mereka saling menikmati kendati mengakui bahwa hal ini tidak wajar. Mereka tetap menjalin kasih. Tetapi ketika salah satu dari mereka mempunyai hati lain kemudian menjalin hubungan dengan kejelasan, justru mereka kembali merasakan dan menjalani apa yang mereka jalani dulu.

“Seputar romansa ini. Jadi, ya ceritanya sih mereka menikmati (hubungan yang penuh ketidakwajaran itu) sampai suatu saat salah satu diantara mereka tuh seperti bertanya ‘Eh, bentar dulu. Ini hubungan ini tuh bener atau enggak sih?’ kira-kita gitulah,” ujar Ijay.

Secara musikal, lagu ini mengusung tema blues-rock yang amat kental. Seperti diketahui, pada dua single sebelumnya yaitu ‘Play a Drama’ dan ‘Beda’ yang masing-masing rilis pada tahun 2018 dan 2019, Ijay memang secara gamblang menampilkan identitasnya sebagai musikus blues-rock.

Kendati masih didominasi bebunyian gitar dan distorsi, yang menjadi pembeda pada lagu ini adalah kehadiran Sarah Saputri yang menjadi tandem bernyanyi sekaligus memainkan harmonika pada lagu ini. Saat dikonfirmasi Beritabaik.id, Ijay mengaku keterlibatan Sarah Saputri berawal dari lingkaran pertemanan antar-musikus di Bandung. Dari berbagai acara diskusi musik yang mana keduanya kerap berkolaborasi, Ijay merasa karakter musik Sarah cocok bila dikolaborasikan dengan materi terbarunya.

“Saya memang udah ngidolain beliau (Sarah) sebagai pemain harmonika di Bandung sejak lama. Seneng banget. Selain ini karya pertama saya yang menghadirkan musisi tamu, lagu ini juga jadi lebih kaya secara musiknya,” terang Ijay.

Benar saja. Sepanjang lagu, kita bisa mendengar bebunyian gitar yang bersahutan dengan harmonika. Nuansa gitar elektrik yang biasanya mendominasi tunggal pada musik blues-rock seakan memudar, namun dilengkapi dengan sahutan harmonika dari Sarah. Lirik yang lugas seolah menggambarkan keresahan seseorang atas ketidakwajaran semakin memperkuat pesan yang hendak disampaikan Ijay lewat karyanya.

Lebih lanjut lagi, dalam proses pengemasan lagunya, Ijay dibantu pula beberapa pengiring seperti Puja Purnama yang mengisi bagian gitar, Nadia Dinata yang mengisi bagian bass dan Riha Sadikin yang mengisi bagian drum. Seluruh proses penyelesaian lagu ini dirampungkan bersama Escape Music Studio di Bandung.

Proses perilisan lagu sempat terdampak oleh kebijakan social distancing yang menyebabkan seluruh acara musik offline harus ditunda hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Namun dengan kolaborasi melibatkan beberapa pihak, Ijay akhirnya mampu melewati berbagai kesulitan dan merilis karya terbarunya via daring.

Setelah tiga single diperkenalkan dan melalui berbagai macam gig yang disebutnya sebagai masa penjajakan bermusik, Ijay semakin mantap untuk menatap album penuh perdananya yang akan dirilis dalam waktu dekat. Selain itu, karena banyak rutinitas yang berubah dalam kesehariannya belakangan ini, Ijay mencoba menjadikan pengalaman selama #DiRumahAja ini sebagai materi untuk karya yang selanjutnya akan ia rilis.

“Kepinginnya sih habis lebaran (rilis album), tapi karena situasi masih seperti ini, jadi sekarang saya coba nulis-nulis materi baru dulu aja. Secara umum sih materi untuk album udah siap, tapi kita masih liat situasi ke depan,” tutupnya.

TemanBaik, apakah rutinitas #DiRumahAja lebih dari sebulan merupakan sebuah ketidakwajaran bagimu? Nah, jika iya, kamu bisa menjadikan ‘Unreasonable’ sebagai lagu tema untuk produktivitasmu. Lagunya sudah tersedia di berbagai platform digital.

Bagaimana, ada yang sudah dengar?

Foto: Dok. Ijay Irawan

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler