RAN Kolaborasi dengan Hindia di Lagu 'Si Lemah'

Jakarta - Walaupun sedang masa pandemi seperti ini, tampaknya tetap banyak musisi yang memilih untuk konsisten merilis karya demi karyanya, termasuk RAN. Trio yang dihuni oleh Rayi, Asta dan Nino ini baru saja merilis single terbaru berjudul 'Si Lemah'. 

Lagu tersebut rupanya masih termasuk dalam rangkaian 'OMNE TRIUM PERFECTUM: The Series', sebuah konsep project terbaru RAN yang sebelumnya dibuka oleh 'Ain’t Gonna Give Up' yang ditulis oleh Rayi  dan 'Saling Merindu' oleh Asta. Kali ini giliran Nino yang menunjukan karakternya melalui lagu 'Si Lemah'.

Tak hanya bertiga, Rayi Asta dan Nino juga mengajak Hindia untuk ikut ambil bagian di dalamnya. Nino merasa sosoknya yang kritis terhadap banyak isu dan tajam dalam menulis lirik dianggap sangat bisa mewakili kedalaman nyawa sekaligus menambah kekuatan dari lagu baru RAN. 

"Ini mungkin lagu dengan lirik terdalam yang pernah saya ciptakan. Mencoba lebih kenal dengan musuh terbesar saya dengan berdiam diri sejenak di depan cermin. Dalam momen tersebut saya coba membayangkan apa yang orang-orang pikirkan ketika beradu tatap dengan diri mereka sendiri. Sekuat-kuatnya hati seorang manusia, pasti akan lemah ketika dituntut mengakui kekurangannya," cerita Nino.

Baca Ini Juga Yuk: Rangkai Live, Galang Dana untuk Puskesmas Lewat Konser Virtual 

Nino mengungkapkan jika lagu tersebut mengisahkan tentang musuh terbesar manusia yaitu dirinya sendiri. 'Si Lemah' yang seringkali ditutup rapat-rapat, yang sengaja disembunyikan di lapisan terdalam dari kesadaran seseorang, yang tak ingin kita perlihatkan namun seringkali mendominasi banyak keputusan. 

"Lagu 'Si Lemah' ini dengan kata lain mengartikan bahwa ada hal yang paling dibenci dan bahkan sulit diterima oleh dirinya sendiri. Contohnya, seseorang yang bersedih karena terluka, lalu berpura-pura bahagia hanya akan membuat dirinya seolah tampak bahagia, tapi di dalam dirinya bisa-bisa semakin hampa. Larut dalam kefanaan, berusaha melawan kenyataan, dan kerap kali yang dilawan adalah perasaan serta kesadarannya sendir," ungkapnya. 

Untuk musiknya sendiri, proyek ini dinahkodai oleh Lale dan Ilman dari Maliq & D’Essentials. Keduanya juga menjadi partner Nino dalam menciptakan banyak lagu hits bersama Laleilmanino.

Rayi menambahkan lewat lagu barunya, RAN ingin mengajak semua pendengar untuk berdamai dan menemukan dirinya kembali. Walau pada kenyataannya, self-acceptance bukan hal yang mudah, akan tetapi apa yang kurang tentang kita mungkin saja indah di mata orang. 

"Akan selalu ada tempat dimana keunikan kita dapat diterima. Semoga semua yang  mendengar lagu ini terpanggil menemukan jati dirinya, pulang dan kembali menjadi  dirinya sendiri," lanjut Rayi.

Sejurus kemudian, RAN bersama Hindia juga ingin mengingatkan tentang pentingnya berhenti sejenak, berdamai, menghargai, dan menerima diri sendiri. Serta, belajar mengurangi berpura-pura. Karena sesungguhnya hal tersebut sangat melelahkan.

"Karena bagi saya mengakui kelemahan itu sama dengan kuat. Berhenti berpura-pura. Be the best version of you. Terima semua yang Tuhan berikan pada kita. bukan menutupinya," tutup Nino.

Foto: dok. RAN 

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler