'Dengar Dari Sini', Alternatif Panggung Virtual Musisi Bandung

Bandung - Pandemi virus korona membuat sebagian besar acara konser atau gig musik menjadi lumpuh. Namun, kolektif industri kreatif 'Dengar Dari Sini' membuat terobosan agar keberlangsungan gig musik tetap berjalan.

Berangkat dari kegelisahan karena 4 bulan lamanya harus kehilangan berbagai panggung musik, kolektif ini kemudian dicetuskan dan diisi oleh 13 anggota yang didalamnya terdiri dari orang-orang di balik layar pertunjukan musik (pemain band, show management, teknisi, soundman). Mengusung format gig daring, kolektif ini juga menjadi bentuk saling dukung antara penyelenggara acara dan para seniman yang tampil di dalamnya.

"Selama 4 bulan kami berdiskusi soal movement ini, dan akhirnya tercetuslah kegiatan 'Dengar Dari Sini'. Kebetulan juga, di Bandung belum ada yang secara konsisten bikin live streaming dengan kualitas audio dan visual yang bagus," ujar Ishaq Haris Yogaswara atau Yoga selaku Media Relation kolektif Dengar Dari Sini, Rabu (22/7/2020).



Proses produksi gig daring ini dapat dikerjakan di berbagai tempat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Namun, untuk saat ini pengerjaannya masih dilakukan di salah satu rumah anggotanya. Menurut Yoga, selama koneksi internet di tempat tersebut relatif stabil dan bagus, gig musik daring 'Dengar Dari Sini' bisa digelar. Sejauh ini, 'Dengar Dari Sini' baru memproduksi 3 episode gig daring yang diisi oleh musikus asal Bandung seperti Jon Kastella dan Maw&Wang. Episode gig daring ini juga bisa kamu tonton melalui akun Instagram mereka @dengardarisini atau di kanal YouTube mereka.

Tak sekadar gig daring untuk kesenangan belaka, kolektif ini juga menjadi bentuk saling dukung antar musisi dan penyelenggara acara. Buktinya, mereka menggelar 'sawer' daring dalam tiap episodenya. Yoga menyebut, 'sawer' daring ini merupakan bentuk apresiasi terhadap seniman, sekaligus menjadi bentuk support penonton terhadap pergerakan kolektif 'Dengar Dari Sini'.

Baca Ini Juga Yuk: Luqmanul Chakim, Sulap Bunyi Permesinan Jadi Komposisi Musik

"Mekanisme sawer sebenernya simple banget, teman-teman yang mau support dengan movement kolektif ini bisa langsung transfer via m-banking atau scan QR code untuk bisa sawer via platform pembayaran lainnya," terang Yoga.

Menjalankan kolektif musik semacam ini diakui Yoga bukan berarti nihil tantangan. Sebelum berjalan tiga episode, kolektif 'Dengar Dari Sini' mengaku tidak begitu familiar dengan tata cara streaming. Namun, Yoga menyebut semua kendala itu menjadi ringan karena kekuatan visi misi anggota Dengar Dari Sini, yang menjadikan kolektif ini sebagai sarana bersenang-senang.



Sebagai platform kolektif musik, 'Dengar Dari Sini' juga punya proyeksi jangka panjang, yaitu bisa menjadi wadah bagi para musisi dan seniman, khususnya di Kota Bandung. Yoga tak menampik sebuah pergerakan dan transformasi besar-besaran akan dilakukan kolektif ini apabila suatu saat pandemi telah berakhir.

Ditanya mengenai rencana terdekatnya, Yoga membocorkan saat ini 'Dengar Dari Sini' sedang fokus menggarap episode keempat gig daring yang biasa dikerjakannya. Selain itu, ada gig daring lintas negara juga yang kabarnya sedang digarap oleh kolektif ini. Wah, keren sekali ya!

"Bakal ada nih, band Bandung yang bikin konser streaming antar negara dan sistem teknisnya (konser streaming) kita yang garap. Jadi, tungguin aja," pungkas Yoga. Nah, kamu bisa langsung mengintip pembaruan informasinya melalui akun Instagram @dengardarisini, ya!

TemanBaik, walaupun ruang gerak harus sedikit dibatasi oleh pandemi dan protokol kesehatan, namun jangan sampai ada alasan untuk buntu berkreasi, ya! Selain itu, jangan lupa dukung teman-teman kreator yang juga sedang berjuang dalam masa-masa ini. Tetap semangat!

Foto: Istimewa/dok. Dengar Dari Sini


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler