Resso, Gabungkan Musik dan Sosial Media dalam Satu Platform

Jakarta - Kebutuhan pendengar musik terus mengalami perubahan dari masa ke masa. Menjawab kebutuhan pendengarnya, berbagai layanan musik digital seolah berlomba menghadirkan kebutuhan tersebut secara kumplit, salah satunya Resso.

Christo Putra selaku Head of Music and Content menyebutkan, saat ini pola seseorang menikmati musik mengalami pergeseran dan perubahan yang sangat kontras. Ditambah faktor pandemi korona yang belakangan membuat tren musik di berbagai wilayah mengalami penurunan. Secara otomatis, meredupnya panggung live juga mendongkrak angka penonton pada panggung daring atau gig streaming.

Masa karantina wilayah yang sempat diberlakukan di beberapa daerah belum lama ini membuat banyak orang asyik dengan dunia digital, utamanya media sosial. Alhasil, kebutuhan musik seseorang pun begitu lekat dengan media sosial. Tak jarang dua hal ini menjadi hal yang saling bertautan.

Berdasarkan data yang dihimpun Resso Indonesia, terdapat peningkatan sebanyak 23 persen dalam penggunaan media sosial, sementara itu aplikasi hiburan mengalami peningkatan jumlah pengakses hingga 37 persen, dan penggunaan streaming lagu pun meningkat hingga 47 persen.

"Melihat data dan fenomena di atas, Resso sebagai platform digital streaming yang memadukan antara musik dan sosial media hadir di Indonesia," ujar Christo dalam diskusi virtual 'Media Briefing Industri Musik Era New Normal', Jum’at (24/7/2020).

Selain itu, Christo menambahkan saat ini pendekatan visual audiens musik mengalami pergeseran. Apabila dulunya visualisasi seorang penggemar musik diarahkan oleh video klip yang ditayangkan di televisi, maka saat ini visualisasi tersebut dikembalikan lagi berdasarkan penafsiran pendengarnya.

Baca Ini Juga Yuk: Tetap Produktif Saat Pandemi, Nidji Luncurkan Single 'Abu-abu'

Sehingga tak jarang di media sosial kita bisa melihat unggahan video dari seorang teman namun dengan lagu latar dari musisi kesayangan kita, seolah video tersebut merupakan bagian video klip dari musisi tersebut.

Melihat hal ini, Resso coba memfasilitasi daya eksplorasi visual pendengar musik melalui fitur kustomisasi di dalamnya yang memungkinkan kamu membuat video sendiri dengan latar musik dari musisi idolamu. Fitur ini disebut dengan istilah 'vibes'. Wah, seru juga ya!

Tak berhenti di situ, interaksi antara penggemar dan musisi idolanya juga coba dibangun penyedia aplikasi musik daring ini melalui aktivasi challenge, atau fitur 'comments' yang merupakan platform sejenis forum diskusi daring, yang mana pecinta musik bisa berinteraksi dan saling membalas komentar.

Interaksi semacam ini tentu jadi momentum berharga yang mahal bagi pendengar. Dengan hadirnya aktivasi fitur semacam ini, gaya baru di era kenormalan baru nampaknya perlahan mulai bisa dibayangkan, ya, pagelaran musik beralih ke panggung virtual, namun kesempatan penonton dan musisi untuk saling berinteraksi jadi semakin terbuka lebar.

"Interaksi antara penggemar dan musisi idolanya itu merupakan hal sederhana, namun besar nilainya bagi penggemar. Nah, kita coba fasilitasi hal tersebut melalui fitur-fitur yang ada di dalamnya," terang Christo.

Kendati semua aktivasi musik berlangsung secara daring, namun Christo tak menampik bahwa pertunjukan musik secara langsung alias offline atau luring juga merupakan bagian penting dan tetap harus disajikan kepada pecinta musik. Ia juga menyebutkan, apabila nanti sudah ada regulasi yang jelas terkait penyelenggaraan acara musik, bukan mustahil pihaknya akan membuat gebrakan acara pertunjukan musik dengan mengacu kepada tatanan kenormalan baru.

Sebagai informasi, Resso Indonesia merupakan salah satu platform musik yang baru diluncurkan di Indonesia pada Maret 2020 silam. Melihat berbagai fitur baru yang ditawarkan, rasanya platform ini bisa kamu pertimbangkan untuk jadi sarana alternatif menikmati musik. Apalagi, melalui fitur vibes di aplikasi ini, kamu bisa mengatur visualisasi lagu berdasarkan seleramu.

TemanBaik, mau putar musik apa sebagai soundtrack-mu hari ini?

Foto: dok. Resso Indonesia

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler