Mikha Angelo Berbagi Pengalaman Hidup lewat Debut Album "Amateur"

Jakarta - TemanBaik, selama menjalani kehidupan pastinya ada beberapa momen yang cukup berharga hingga membekas di pikiran. Biasanya hal ini yang mengubah pandangan atau persepsi kita terhadap suatu hal di kemudian hari.

Kita juga mungkin sering mendengar, biasanya pengalaman memang jadi guru terbaik dalam proses kehidupan ini. Ternyata, hal ini juga yang dialami oleh Mikha Angelo. Solois pria yang juga dikenal sebagai vokalis dari The Overtunes ini mencoba berbagi pengalaman hidup yang ia didapatkan melalui projek solonya. Mikha merilis album berjudul 'Amateur' yang menandakan debut dari projek solonya ini.

Beritabaik.id berkesempatan untuk hadir dalam sesi dengar virtual perilisan debut album 'Mikha Angelo – Amateur' pada Kamis, (27/8). Dalam sesi yang dilaksanakan dengan daring melalui aplikasi konferensi video tersebut, turut hadir juga keluarga, sahabat, dan juga para musisi lain yang mengapresiasi karya Mikha setinggi-tingginya. Pada sesi kali ini, Yura Yunita, Isyana Sarasvati, Gamaliel, Audrey Tapiheru, Saleh Husein, dan masih banyak musisi lainnya yang memuji karya debut Mikha.

Judul 'Amateur' pada album ini menurut Mikha adalah hal yang cocok untuk mengekspresikan apa yang ia rasakan ketika menjalani hidup ini. Menurut Mikha, semakin kita belajar dan mengetahui tentang banyak hal, kita juga akan semakin sadar bahwa kita ini sangat kecil dan belum tahu apa-apa di luar sana. Jadi, bagaimanapun setiap orang tahu akan sesuatu, setiap orang adalah "amatir" yang harus siap belajar banyak di kehidupan ini.

"Semakin banyak yang aku cari tahu, semakin besar pengetahuanku tentang apapun, semakin mengerti kalau aku tuh kecil banget. Jadi sebenarnya semakin kita merasa tahu segalanya, semakin kita sadar sebetulnya mungkin itu tuh di luar kapabilitas kita sebagai manusia," tutur Mikha.



Baca Ini Juga Yuk: HELMPROYEK Kembali Hadir dengan 'Insulin'

Lewat delapan buah lagu pada album ini, Mikha mencoba menceritakan apa saja yang terjadi dalam kehidupannya dan bagaimana ia menghadapinya. Dimulai dengan trek pertama dengan judul yang juga menjadi judul album ini, 'Amateur', lagu ini bercerita tentang apa yang coba Mikha sampaikan lewat albumnya tadi. Lagu ini bagi Mikha menjadi anthem dari debutnya ini, dan lagu-lagu lainnya memiliki warna dan keunikan masing-masing tapi masih dalam satu tema besar.

Di trek kedua ada lagu yang berjudul 'Run'. Lagu ini menceritakan tentang masalah-masalah yang kerap terjadi di kehidupan kita, namun kita tak boleh takut untuk menghadapinya. Meski masalah yang datang besar dan berat, kita tak boleh lari darinya, justru hal-hal itulah yang akan mendefinisikan kita yang sebenarnya sebagai seorang manusia.

Trek ketiga berjudul 'Human'. Setelah mendengarkan dua lagu pertama, lagu ini akan terasa lebih pop dengan tempo yang lebih cepat dibanding lagu sebelumnya. Lagu ini juga punya arti mendalam bagi Mikha. Lewat liriknya, lagu ini merupakan opini Mikha tentang manusia dan bagaimana ia melihat manusia dari berbagai sudut pandang.

Pada trek keempat ada lagu yang diberi judul 'Stay A While', lagu ini bertempo sama dengan lagu sebelumnya, namun memiliki warna musik yang cukup berbeda. Dengan lagu yang terdengar menyenangkan dan happy, nyatanya lagu ini punya cerita tentang sebuah depresi. Lewat lagu ini, Mikha ingin belajar dan memahami lebih jauh tentang isu kesehatan mental yang belakangan menjadi isu nyata yang ramai dibicarakan.

"Jadi kaya aku berharap aja sih lagu ini bisa jadi semacam safe place juga gitu. Mungkin banyak orang yang perlu banget dengerin lagu ini, jadi pengen aja bisa menyediakan semacam kata-kata atau a sense of homeness juga gitu. Aku pengen bisa ngasih efek gitu ke banyak orang," ungkap Mikha.

Lagu berikutnya adalah 'Shot', pada lagu ini Mikha menyuguhkan musik mendayu dengan tema patah hati. Lagu ini adalah lagu patah hati pertama ciptaan Mikha yang berdasarkan cerita sebenarnya. Lagu ini menceritakan tentang titik terendah dalam suatu hubungan hingga munculnya kebimbangan.

Memasuki trek keenam, lagu tersebut ia beri berjudul 'Middle Ground'. Lagu ini salah satu yang paling personal, pasalnya lagu ini terinspirasi dari hubungan Mikha dengan sang Ibu. Lagu ini bagi Mikha adalah lagu yang paling punya arti dan memunculkan pandangan baru antara anak dan orang tua. Ketika di usianya sekarang, Mikha merasa bahwa sedang merasa pada masa di mana seorang anak sedang bisa sendiri tanpa bantuan orang tua.

Padahal, orang tua hanya ingin membantu sebagai peran orang tua yang baik. Harapannya, lewat lagu ini pendengar bisa mendapatkan perspektif tersebut. Ibunda Mikha, yaitu Yvonne Hubner yang turut hadir dalam sesi tersebut juga memberikan pendapat terkait hubungan antara ia dan anaknya.

"Terharu dengan isinya. Tapi begitu dengar juga sama ya sepertinya dengan Mikha, bahwa tante juga berusaha mengerti. Tapi sementara lagu belum keluar pun, sebenarnya tante juga dalam proses belajar bahwa tau nih anak-anak sudah berangkat dewasa. Ada kadang-kadang yang tante berharap lebih diomongin gitu, tapi kan kadang-kadang tidak tersampaikan. Ada bagiannya orang tua juga harus mengerem, dan melihat anak-anak sudah makin dewasa," ucap Yvonne.

Berikutnya, Mikha menghadirkan 'Fairytale'. Trek ketujuh dalam susunan lagu dalam album ini cukup "äjaib", dengan tempo yang lebih cepat dari materi lainnya, lagu ini cukup bernuansa elektronik dengan balutan suara Mikha yang khas. Lagunya sendiri bercerita tentang fenomena perilaku manusia di sosial media.

Fenomena di mana orang-orang ingin jadi seperti orang lain, hanya karena melihat orang lain serba lebih baik, padahal itu hanya di sosial media saja. Lagu ini jadi poin paling menarik dan paling berbeda yang ada pada debut album Mikha. Apakah nantinya Mikha akan merilis lagu semacam ini? Kita tunggu saja.

"Too and More" di dapuk sebagai trek kedelapan yang juga menutup album ini. Pada trek terakhir, Ia menceritakan cinta dan kasih sayang. Lagu yang memiliki warna musik khas Mikha ini sangat cocok untuk menutup perjalanan dari album ini. Lagu ini bercerita tentang ungkapan kasih sayang yang tak perlu banyak kiasan dan kata-kata, karena cukup dengan ungkapan tanpa basa-basi, kasih sayang dapat dirasakan oleh orang lain.

“Lagu ini benar enggak ada kiasan sama sekali. Sebenarnya berawal dari perasaan yang sangat personal, kaya pertama kali being in love sedalam itu tuh, mengubah aku banget. Padahal aku sering banget bikin lagu tentang cinta, kayanya aneh aja untuk sembunyi dibalik kiasan gitu, kalau sebetulnya yang ingin aku sampaikan tuh senyata itu,"tambah Mikha.

Nah, TemanBaik pasti sudah tidak sabar dan penasaran dengan hadirnya debut album Mikha Angelo sebagai seorang solois ini. Jangan khawatir, album 'Amateur' dapat didengarkan mulai Jumat 28 Agustus 2020 di layanan musik digital kesayangan TemanBaik. Selamat mendengarkan ya, TemanBaik

Foto: dok. Mikha Angelo

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler