Rangkuman Perjalanan Hidup Anjuan Julio dalam 'Human Normal'

Bandung - Masih ingat nama Anjuan Julio? Ya, gitaris yang melakukan #AksiBaik dengan membuat kelas gitar daring gratis ini baru saja meluncurkan single instrumental bertajuk 'Human Normal'.

Kepada Beritabaik.id, Juan, sapaan akrabnya menyebut single 'Human Normal' yang diluncurkannya ini merupakan kisah perjalanan hidupnya selama ini. Melalui lagu ini, ia berupaya berdamai dengan hal apapun yang dialaminya sejak lahir hingga detik ini. Sebagai informasi, pada usia 2,5 tahun, Juan didiagnosa menderita autis.

Hal ini juga pernah terungkap dalam siaran talkshow di salah satu stasiun televisi swasta. Acara bincang-bincang tersebut menghadirkan beberapa penyandang autis berprestasi, salah satunya Anjuan dengan prestasi bermusiknya.

"Enggak semua orang bisa memilih terlahir sempurna. Saya sering mendapat ejekan di masa lampau. Nah, lagu ini tuh seperti ajakan; ayolah, kembali ke awal. Atau ajakan berdamai sama keadaan," terangnya.

Juan yang memiliki dasar belajar dan bermain musik jaz yang kuat, kemudian mengaplikasikan apa yang telah ia pelajari ke dalam lagu instrumental ini. Dibuka dengan nuansa akor dan harmonisasi ciamik, ‘Human Normal’ langsung menampilkan Juan dan instrumen gitarnya seolah bercerita.



Pemilihan nada yang dilakukan Juan bisa dibilang tematik. Ada sedikit sentuhan blues, kendati lagu ini didominasi unsur jaz yang begitu menohok. Tak jarang, ia menyelipkan not ganda atau double note. Kamu yang familiar dengan lagu-lagu Lee Ritenour, Chuck Loeb, atau Norman Brown akan sangat mudah akrab dengan lagu 'Human Normal' karya Juan.

Baca Ini Juga Yuk: Berusia 19 Tahun, 'Djakarta Goodbye' Milik LAIN Dirilis Ulang

Ia merasa senang bisa mengomposisi musik instrumental smooth jaz seperti ini. Sebelumnya, Juan memang aktif bermusik namun dalam format band seperti di AFA Trio, atau New Blood. Boleh jadi, ini untuk pertama kalinya ia membuat karya musik yang menampilkannya sebagai pemilik lakon alias pemeran utama.

"Sebenernya saya enggak hanya dengerin jaz sih. Saya dengerin K-Pop juga kok. Lagu-lagu pop, rock, dan banyak jenis musik lainnya juga saya dengerin. Tapi enggak tau kenapa, rasanya asyik aja gitu kalau main jaz tuh," terang musisi kelahiran 1994 ini.

Pengagum sejumlah musisi jaz seperti Andre Dinuth, Tohpati, dan Lee Ritenour ini mengaku sosok inspirasi tidak bisa dilepaskan dari karya yang diciptakannya. Terlepas dari proses rekaman lagu ini, Juan mengaku cukup puas dengan hasil akhir karyanya. Terlebih, ia mengerjakan seluruh materi lagu ini secara independen di rumahnya. Sejumlah teman-teman musisi diajaknya bergabung seperti Ajie Christ yang mengisi bas, dan Andre Surya Widjaya yang mengisi bagian drum programming.

Ketika ditanya mengenai kemungkinannya merilis karya bersama "murid-muridnya" di kelas daring, Juan mengaku hal tersebut sedang dipikirkannya. Ia merasa karya bersama dengan sifat kolaboratif diperlukan, apalagi dalam kondisi dunia hiburan yang belum stabil, para pelaku di dalamnya harus rajin berkolaborasi.

"Ide bagus banget itu sebenernya. Sebagai sesama musisi, aku enggak mau terkesan saling menerlantarkan, gitu. Karya bersama dan apresiasi bersama itu perlu. Tapi soal kolaborasinya bisa terwujud atau enggak, kita belum tau nih. Kalau di lagu ‘Human Normal’ sih saya belum ngelibatin mereka (murid-murid kelas daring)," terangnya.

Sebagai penutup, Juan merasa saat ini apa yang selama ini disebutnya sebagai penderitaan itu telah berlalu. Ia mengaku sudah berdamai dengan keadaan yang dialaminya secara berangsur. Bahkan, ia menatap masa depan yang lebih baik dengan musik dan karya-karya berikutnya. Setelah perilisan single ini, Juan berencana menggarap album penuh yang diharapkannya bisa segera meluncur pada akhir tahun 2020 ini.

TemanBaik, semangat dan produktivitas Juan bisa jadi inspirasi untuk kita. Sehingga di tengah keterbatasan peluang akibat dampak pandemi, kita tetap bisa mengerjakan hal baik dan meninggalkan jejak kebaikan seperti membuat karya. Tetap semangat, ya!

Foto: dok. Anjuan Julio

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler