Jirapah Ajak Cholil Mahmud & Tomy Herseta dalam 'Re: Planetarium'

Jakarta - Grup indie rock asal Jakarta, Jirapah, merilis ulang lagu 'Planetarium' ke dalam dua versi. Lagu yang kini diisi oleh dua musisi, Cholil Mahmud dan Tomy Harseta itu diluncurkan dengan judul 'Re: Planetarium'.

Lagu 'Planetarium' itu sendiri merupakan salah satu bagian dari album 'Planetarium' yang dirilis oleh band beranggotakan Ken Jenie (vokal/gitar), Mar Galo (bas), Yudhistira (gitar), dan Nico Gozali (drum) ini pada 2019 lalu. Lagu dengan musikalitas tinggi karena diisi oleh eksplorasi bebunyian "indah nan mencekam" serta berbagai pergeseran nuansa musik dalam satu lagu penuh berdurasi 8 menit ini didapuk menjadi single ketiga dalam album tersebut.

Dalam tampilan barunya, 'Planetarium' atau 'Re: Planetarium' hadir dalam dua versi. Versi pertama adalah 'Re: Planetarium' yang menampilkan Cholil Mahmud untuk mengisi vokal pada lagu ini. Sementara itu versi kedua merupakan versi rombakan total dari lagu aslinya, yang menampilkan musisi Tomy Harseta.

Pada 'Re: Planetarium' versi pertama, kita bisa mendengar nuansa-nuansa musik yang seolah berkilap dan imajinatif. Lagu ini dibuka oleh bebunyian musik elektronik sebelum disambut vokal khas Cholil Mahmud. Dengan nuansa sunyi yang menjadi dasar musik untuk lagu ini, rasanya tepat kalau Jirapah menjadikan Cholil sebagai kolaborator untuk 'Re: Planetarium'.

"Selain karena kami mengidolakan Cholil sebagai salah satu vokalis penting di Indonesia, kami juga merasa bahwa lagu ini bisa sangat cocok dengan karakter Cholil yang bermain di semesta musikal yang melodius, sunyi, tapi di saat yang sama megah dan menggugah," tulis mereka dalam keterangan resminya.



Baca Ini Juga Yuk: Gambaran Masa Lalu dalam Single Baru Megpie Yuk!

Pemilihan nama Cholil Mahmud sebelumnya berawal dari kolaborasi keduanya di acara Joyland Festival 2019. Cholil berkolaborasi dengan Jirapah untuk lagu 'Planetarium'. Sejak kolaborasi itu, Jirapah merasa ada kecocokan dan berkeinginan membuat versi baru dari planetarium. Dan hasilnya adalah ‘Re: Planetarium’ bersama Cholil Mahmud yang tersaji dengan musik penuh kekayaan kendati terasa begitu "dingin".

Sementara pada versi kedua, 'Re: Planetarium' menghadirkan nama musisi Tomy Harseta. Pada versi kedua ini, Tomy merombak total 'Planetarium' menjadi seperti sebuah skoring film bertema apokaliptik. Selama enam menit, kita dibawa masuk dalam sebuah perjalanan waktu yang sepi dan mencekam sambil seolah diajak membayangkan jika film dan skoring ini beralur maju ataukah justru sebaliknya.

Enggak berhenti di situ, saat memikirkan konsep rilis untuk proyek ini, Jirapah kemudian gagasan untuk mengundang penulis yang akan menuliskan pengantar sebagai bacaan pendamping saat menikmati lagu ‘Planetarium’ versi baru ini. Maka digandenglah nama Teguh Wicaksono, Dimas Ario, Gisela Swaragita, dan Raka Ibrahim sebagai penulis pengantar untuk single ini.

"Teguh, Dimas, Gisa dan Raka masing-masing membawa kita untuk berangan -angan tentang distopia, melihat masa depan, menikmati kesendirian, dan memaknai lagi pendewasaan serta hal-hal yang jauh dari imajinasi awal kami saat menginisiasi proyek ini," terang mereka.

TemanBaik, paket 'Re: Planetarium' yang berisi dua versi baru lagu 'Planetarium' beserta catatan pinggirnya bisa kamu beli melalui The Store Front, sebuah toko musik daring asal Jakarta. Harganya pun sangat ramah di kantong, cukup dengan Rp35 ribu saja. Oh ya, kabarnya, seluruh hasil penjualan akan didistribusikan kepada pekerja yang terdampak pandemi di Indonesia melalui platform donasi Bagirata.

Sudah ada yang membelinya? Ayo, jangan sampai terlewatkan, ya!

Foto: Dok. Jirapah/Kolibri Records

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler