Setelah 22 Tahun, 'Biara' dari Sieve akan Rilis Versi Digital

Bandung - Kabar gembira datang dari unit gothic-rock veteran asal Bandung, Sieve. Mereka bakal merilis EP 'Biara' dalam bentuk digital akhir Februari nanti.

Sejak dirilis pada 1999 atau 22 tahun silam, mini album 'Biara' dalam format kaset menjadi permainan harga termahal bagi siapa saja yang membelinya. Pasalnya, enggak semua orang menyadari kalau ada mini album yang begitu menarik dan bagus. Setelah perjalanan panjang tersebut, kabarnya Anoa Records akan merilis kembali mini album ini di penghujung bulan Februari, tepatnya tanggal 27 Februari 2021 mendatang. Bakal ada empat lagu yang dirilis dalam mini album ini, antara lain 'Vitreous Wish', 'Biara', 'Mars', dan 'Megalomanic Halo'.

Perilisan mini album ini secara digital sudah direncanakan sejak waktu yang cukup lama. Lewat keterangan resminya, baik Sieve maupun Anoa Records menyayangkan jika mini album 'Biara' hanya diketahui segelintir orang yang memiliki kaset.

"Anoa Records ingin legacy dari Sieve bisa dinikmati siapapun, dan ini gue suka banget, bukan soal priviledge semata," kata Alexandra yang kini sedang sibuk di Gergasi Api, band barunya bersama Eky (Full of Hate).

Sebagai pengingat, Sieve pernah menjadi semacam legenda urban di berbagai acara musik yang pernah mengundang mereka di penghujung dekade 90-an. Setelah melepas mini album 'Biara', unit goth-rock ini kemudian enggak terdengar lagi namanya.



Baca Ini Juga Yuk: Sheryl Sheinafia Gandeng Pamungkas dalam Perilisan Single Barunya

Grup musik ini berdiri pada tahun 1998, dirintis oleh Richard Riza (basis SEL) sebagai mastermind dari musik band ini dan Alexandra J. Wuisan sebagai vokalis dan penulis lirik. Kemudian ada Regina Rina yang menyusul bergabung sebagai gitaris dan backing vocal. Ketiganya berkutat di sebuah studio kecil di rumah Riza, merekam lagu dan musik untuk Biara EP, dari berbagai referensi musik yang mereka sukai ketika itu. 

"Gue ingat banget, ketika dulu masih (tergabung) di Cherry Bombshell, dengerinnya (referensi musik) mulai dari Tori Amos, The Sundays, Slowdive, My Bloody Valentine, Cranes, Lush, dan lainnya. Riza ngenalin sama Perfect Circle, NIN, Ministry, Puscifer, dan sejenisnya," kata Alexandra soal referensi bermusiknya.

Terkait proses kreatif pembuatan mini album 'Biara', mereka menyebut kalau mini album ini mengusung musik goth-rock. Lewat persona inilah, Sieve menghadirkan intensitas dari musik yang ditemani lirik-lirik personal dari Alexandra. Bagi Alexandra, lirik-lirik di dalam mini album ini seperti perjalanan spiritual tentang dunia dan pribadinya kala itu.

"Saat itu periode kemarahan atas dunia yang begitu ignorance, self righteousness, dan pengorbanan. Termasuk ketika gue mencoba looking inward to myself. Sampai saat ini sih," tutupnya.

TemanBaik, ada yang menanti kehadiran mini album ini di layanan pemutar musik digital? Kalau begitu, tunggu sampai tanggal 27 Februari 2021 nanti. Catat tanggalnya dan jangan sampai terlewatkan ya.

Foto: Dok. Sieve/Anoa Records


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler