'Ocean Blender', Kompilasi Teranyar Shoegaze & Dreampop Tanah Air

Jakarta - Ada kabar gembira nih untuk kamu pecinta musik shoegaze dan dreampop. Label rekaman Anoa Records baru saja menelurkan album kompilasi bertajuk 'Ocean Blender'.

Album kompilasi ini merupakan kelanjutan dari album kompilasi 'Holy Noise: Indonesian Shoegazer Compilation', sebuah album kompilasi yang juga dirilis Anoa Records dalam bentuk kaset lima tahun silam. Bahkan, ide untuk merilis 'Holy Noise' berangkat dari sebuah acara musik yang diadakan jauh sebelum label ini berdiri.

Ya, cikal bakal album 'Holy Noise' adalah acara bernama 'Tribute to 90’s Shoegaze' yang digelar di Prost Beer House Kemang, bulan April 2009. Panitianya adalah peserta juga para personil dari band-bandnya juga, seperti Damascus, Sharesprings, Mellonyellow, dan dua band Bandung, Jellybelly dan Avenue.

Saat itu skena musik shoegaze dan dreampop lokal sebenarnya sudah ada, tanpa embel-embel apapun, dan melakukan apa yang disukai. Mereka menyebutnya dengan istilah, scene that celebrates itself. Terlihat ketika segelintir band mengadakan acara musik senang-senang pada sebelas tahun lalu itu. Myspace ketika itu menjadi salah satu ruang pertemuan band-band tersebut. Selain itu zine dan blogging, saling datang ke acara musik jika ada band teman yang main, dan membeli rilisan fisik tiap band juga menjadi penyambung silaturahmi mereka.

Sekian lama usai acara tersebut digelar, Anoa Records merilis 'Holy Noise' dan dilanjutkan dengan 'Ocean Blender'. Nah, album 'Ocean Blender' itu sendiri adalah kelanjutan dari kompilasi 'Holy Noise'.


Baca Ini Juga Yuk: Erratic Moody Rilis Video Klip yang Bikin Kangen Orang Tua

Jika pada album 'Holy Noise' ada 17 band ikut dalam kompilasi tersebut, dan Arian13 menuliskan liner notes-nya, maka pada album 'Ocean Blender, ada 16 kolaborator band-band lokal shoegaze dan dreampop lama seperti Themilo, Lass, Belladonna, Bleary Eyes, Sharesprings, hingga band-band terbaru seperti Dive Collate, Eyesun, Winona Dryver atau Allo Cables. Seluruh band yang ada di 'Ocean Blender' patut diketahui orang banyak dan mereka punya perjalanannya sendiri dalam melakukan apa yang mereka suka.

"Nostalgia masa lalu tidak penting juga, karena bagaimana pun band-band baru akan tetap muncul. Tapi suka atau tidak, ada romantisme yang jujur dan tulus, ketika kamu melakukan apa yang kamu suka, mendapat pujian dan juga sindiran, dan band-band yang ada di kompilasi Holy Noise, menurut kami, sebagian besar melaluinya," tulis Anoa Records dalam keterangan resmi perilisan album ini.

Sebagai pamungkas, album kompilasi 'Ocean Blender' ibarat palet riuh bising penuh warna dari skena kecil lokal yang terus tumbuh. Sayang sekali kalau kita melewatkan album ini begitu saja!

TemanBaik, saat ini album 'Ocean Blender' telah tersedia dalam format kaset dan digital yang bisa kamu beli di situs The Store Front. Kamu juga bisa melihat daftar lagu dan keenambelas kolaboratornya di situs tersebut.

Foto: Dok. Anoa Records

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler