Obati Kerinduan, Bangkutaman Luncurkan Album 'Dinamika'

Bandung - Grup musik Bangkutaman melepas album terbaru berjudul 'Dinamika'. Ini adalah album ketiga mereka setelah sebelumnya merilis 'Ode Buat Kota' (2010) dan mini album 'Rileks' (2016).

Jalan pembuka kelahiran album 'Dinamika' sejatinya sudah terendus sejak 2020. Saat itu, mereka merilis dua single, 'Dinamika' dan 'Badai', dilanjutkan single 'Tabib' pada 2021.

Menariknya, meski diduga akan masuk ke dalam album, rupanya dari ketiga lagu itu tak satupun hadir dalam album 'Dinamika'.

Sebagai langkah awal, mini album ini terlebih dulu hadir dalam bentuk kaset pita dan masuk ke dalam LKK (La Munai Kaset Klab), program kaset yang diinisiasi label rekaman La Munai bekerja sama dengan Les Siebon.

Ada lagu dalam album ini: Prakata, Peristiwa, Aku Selalu, Beri Aku Suara, Intermisi, Kepadamu, Lala (Lala', dan 360.

'Dinamika' sendiri merupakan album Bangkutaman pertama yang dibuat pasca keluarnya dua personel awal band ini, yaitu Irwin Ardy dan Dedyk Eryanto, gitaris dan drummer mereka di album 'Ode Buat Kota'.

“Dinamika adalah sebuah pembuktian bahwa band ini masih ada dan masih bisa dan mampu berkarya, di tengah cobaan yang dihadapinya,” ungkap Wahyu Acum, satu-satunya personil awal yang masih ada.

Baca Ini Juga Yuk: ‘Morning Light’, Jalan Pembuka Rendy Pandugo Menuju Album Baru

Sebagai penulis lirik dan lagu, vokalis dan gitaris yang disapa Acum ini memandang 'Dinamika' sebagai rekaman peristiwa hidup, baik dari dirinya, lingkungan sekitar, maupun dari apa yang terjadi dalam tubuh Bangkutaman itu sendiri.

Acum menggambarkan semacam ada kebahagiaan dan kesedihan di satu ruang, gelap dan terang, hitam-putih, abu-abu, dan warna-warni di satu ruang serta satu lingkaran yang kemudian tertuang dalam musik.

Proses kreatif album ini, mulai dari penulisan lagu, lirik, serta rekaman, seluruhnya dikerjakan sejak 2019. Rekaman dilakukan di dua studio di Jakarta, Doors Studio dan Palm House Studio.

Dua studio ini disebut-sebut merepresentasikan dua generasi. Doors adalah studio legendaris yang menjadi tempat rekaman band-band macam The Brandals, Superglad, dan Seringai di awal 2000-an. Sedangkan Palm House adalah rumah bagi band dan musisi generasi baru dari Sirati Dharma, Sasanfai, sampai Sleep Shelter.

Baca Ini Juga Yuk: Ajakan Bangkit dari Teddy Adhitya Lewat Single 'Semestinya'

Pandji Adhi Dharma didapuk menjadi produser rekaman album ‘Dinamika’, sedangkan Dharmo Soedirman menjadi pengarah musik di sesi rekamannya. Album ini juga melibatkan banyak musisi, antara lain: Indra Perkasa (Tomorrow People Ensemble), Widi Puradiredja (Maliq & D’Essentials), Dharmo Soedirman (Sentimental Moods), Agustinus Panji Mardika (Efek Rumah Kaca), serta sang produser Pandji Adhi Dharma (Sirati Dharma, Sleep Shelter).

Di luar materi album, single-single terbaru Bangkutaman yang dibuat dalam kurun 2020-2021 ini juga enggak luput dari musisi-musisi terbaik yang diajak berkontribusi. Sebut saja nama Adra Karim yang mengisi piano pada single ‘Dinamika’ sampai Adrian Adioetomo yang mengisi gitar di lagu ‘Tabib’.

Selain dirilis dalam format kaset, album ini juga bakal tersedia secara digital khusus di The Store Front, sebuah toko musik digital penyedia katalog unduhan berbayar. Dalam setiap pembelian kaset, The Store Front akan menyisipkan kode unduhan berisi semua lagu di album Dinamika dengan kualitas audio mumpuni untuk dinikmati penikmat musik.

TemanBaik, ada yang kangen dengan kehadiran dan lagu-lagu baru dari Bangkutaman? Selamat mengapresiasi lahirnya album ‘Dinamika’, ya!


Foto: Dokumentasi Bangkutaman/Rakasya Reza)


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler