Hebat! Mahasiswa Unikom Raih Emas di Ajang World Skills Asia

Bandung - Mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (Unikom) berhasil meraih meraih medali emas dalam ajang World Skills Asia (WSA) yang digelar pada 27-29 November lalu di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Rizky Muhammad, mahasiswa jurusan Sistem Informasi itu menjuarai kategori IT Network Systems Administration dengan membuat sistem jaringan dan konfigurasi.

Pembina sekaligus Dosen Sistem Informasi Unikom Angga Friyanto menjelaskan, dalam lomba yang digelar selama tiga hari itu, Rizky membuat sistem network secara total dari nol, kemudian pekerjaannya dinilai. "Rizky membuat infrastruktur sistem seperti Dropbox atau Google Drive untuk sebuah perusahaan, sebagai tools untuk karyawan-karyawannya," kata Angga dalam jumpa pers di Kampus Unikom, Selasa (4/12/2018).

Angga menjelaskan dalam pembuatan infrastruktur sistem itu, Rizky membuat web server, medium untuk file sharing, dan email perusahaan. "Sederhananya, Rizky membuat sistem informasi dari Windows, Linux dan Cisco yang diintegrasikan," jelas Angga.

Baca Ini Juga Yuk: Hebat! Startup Pertanian Asal Bandung Jadi Juara di Istanbul

Selain membuat sistem informasi, Rizky juga membuat skenario soal untuk negara lawan tentang membangun sistem network. Untuk mendapatkan poin maksimal, Rizky membuat soal sesulit mungkin terkait teknologi terbaru. Lulusan SMK 4 Bandung itu juga mengerjakan soal solving problem dari negara lain.

Sebelumnya, Rizky pernah mengikuti ASEAN Skills Competition dan meraih medali perak. Ajang itu menjadi persiapan panjang Rizky mengikuti WSA 2018. "Total persiapan satu tahun sejak lomba di World Skills tingkat Asia. Persiapan dilakukan berdasarkan informasi alat yang digunakan dan kisi-kisi. Kami mencoba mensimulasikan itu," ucap Angga.

Selain persiapan yang panjang, menurut Angga, diamnya Rizky menjadi nilai plus karena bisa fokus saat mengerjakan tanpa mempedulikan gangguan. Lomba digelar seperti eksibisi yang menghadirkan banyak distraksi. Angga menambahkan, Unikom juga menyediakan fasilitas yang memadai untuk persiapan, seperti server dan komputer dengan spesifikasi yang tinggi.

Saat ini, Rizky sedang dipersiapkan mengikuti World Skills Competition tingkat dunia. Di usianya yang baru delapan belas tahun, Rizky menjadi peserta lomba termuda di WSA 2018. Pengalamannya mengungguli Korea Selatan dan Taiwan membuat Rizky optimis menghadapi negara-negara besar lainnya di World Skills World mendatang.

Berkat prestasinya itu, Rizky mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berupa uang pembinaan sejumlah Rp 20 juta, serta diundang Kementerian Tenaga Kerja. Menurut Direktur Humas dan Protokoler Unikom Desayu Eka Surya, pihak kampus akan memberi apresiasi berupa uang sesuai jumlah yang diberikan pemerintah.

WSA 2018 merupakan acara yang pertama diadakan di tingkat Asia. Lomba ini diperuntukkan remaja berusia di bawah 20 tahun, diikuti sembilan belas negara dengan tujuh belas bidang lomba. Indonesia menjadi juara umum dengan membawa pulang enam medali emas dan tiga medali perak dari sepuluh bidang lomba.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler