Bangga! Novelis Indonesia Dapat Penghargaan dari Kerajaan Belanda

Bandung - Warga Indonesia kembali mendapatkan pengakuan dari dunia internasional. Kali ini, penulis novel 'Cantik itu Luka' Eka Kurniawan diganjar penghargaan 'Prince Claus Awards' dari Kerajaan Belanda.

Dilansir dari laman Kemterian Luar Negeri RI, penyerahan penghargaan dilakukan di Royal Palace, Amsterdam, Belanda, pada Kamis (6/12/2018). Bahkan, penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Pangeran Constantijn.

Novel 'Cantik itu Luka' yang diterbitkan pada 2012 merupakan karya satire. Di dalamnya terdapat kelucuan hingga mengisahkan tragedi keluarga dengan topik yang jarang disorot.

Eka mengangkat isu kekerasan fisik dan seksual di masa kolonialisme Jepang dan Belanda. Ia juga menceritakan kediktatoran Presiden Soeharto.

Baca Ini Juga Yuk: Eka Kurniawan, Menulis dengan Jujur

Karya Eka yang sering disejajarkan dengan penulis Gabriel Garcia Marquez dan Haruki Murakami itu sudah diterjemahkan ke dalam 34 bahasa. Keunikan cara pendekatan dalam menulis dan mengangkat isu menjadi alasan kenapa ia diberi penghargaan yang digelar sejak 1997 itu.

Penghargaan 'Prince Claus Awards' sendiri diberikan Kerajaan Belanda kepada organisasi atau individu yang melakukan sesuatu di bidang kebudayaan dan pembangunan. Para penerima penghargaan biasanya berasal dari berbagai negara.

Tahun ini, ada tujuh orang dari berbagai negara yang mendapatkan penghargaan itu. Ada yang berasal dari Afrika Selatan, Uganda, Suriah, Filipina, Brasil, dan tentunya Indonesia yang diwakili Eka Kurniawan.

Eka sendiri merupakan sosok yang sebenarnya pemalu. Lulusan Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) itu banyak mempelajari buku karya Pramoedya Anata Toer. Ia kemudian menemukan gayanya sendiri dalam menulis dan kini berbuah penghargaan.

Foto : KBRI Denhaag di laman www.kemlu.go.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler