Atlet Catur dari Malang Berjaya di Kancah Internasional

Prestasi gemilang kembali diraih oleh anak muda dari Malang. Kali ini, prestasi dalam lingkup internasional diraih oleh atlet catur asal Universitas Brawijaya (UB).

Lima atlet yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Brawijaya Chess Club tersebut berhasil meraih penghargaan internasional dalam turnamen Grand Asian Chess Challenge (GACC) ke 24 yang diselenggarakan di University of Malaya, Malaysia pada 10-15 Februari lalu.

Di GACC, terdapat beberapa kejuaraan yang dilombakan. Di antaranya, Kejuaraan Catur Grup Usia, Kejuaran Catur Terbuka, Kejuaraan TeamChess Terbuka, dan yang terakhir yaitu Kejuaraan Catur Inter-Varsity (IVCC).

Grand Asia Chess Challenge ini diikuti enam negara di Asia, yaitu Malaysia, Vietnam, Thailand, India, Filiphina, dan Indonesia. Dari Indonesia, hanya ada dua delegasi yang ikut dalam kejuaraan tahun ini. Yakni dari Universitas Brawijaya dan Universitas Gajah Mada (UGM). Grand Asian Chess Challenge ini merupakan kompetisi internasional pertama yang diikuti BCC dalam tiga tahun terakhir.

Para atlet dari UB tersebut berhasil meraih juara 1 Inter Varsity Chess Challenge Team Category, juara tiga Open Team Rapid Category, dan Juara 3 Individual Inter-Varsity oleh Constantius Leonardo Pratama. Pencapaian itu diraih setelah bersaing dengan 40 orang dalam ajang GACC 2020.

Sistem penilaian team dilakukan secara akumulatif yaitu dengan menghitung poin catur perorangan dalam sembilan babak. Untuk menghadapi GACC ke 24 ini, para atlet melakukan persiapan yang matang seperti diskusi untuk mempersiapkan teknik dan latihan secara rutin.

"Kami melakukan persiapan diri selama satu bulan sebelum berlangsungnya turnamen tersebut di mulai," ungkap Kapten Tim, Singgih Satria.

Selain itu, UKM BCC juga melakukan penyeleksian terhadap anggotanya. Dari situ, terpilih lima delegasi yang terdiri dari Constantius Leonardo Pratama dan Aji Firman Cahya Wardana dari Fakultas Ilmu Komputer, Singgih Satria Lesmana dari Fakultas Pertanian, Fernanda Agus Saputra P dan Ken Nahel Falsaveta dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Tak puas dengan prestasi yang didapat, Singgih mengaku bahwa timnya berharap dapat mengikuti turnamen di Filiphina pada April mendatang. “Namun hal tersebut masih kami rundingkan,” tandasnya.

Foto: Dok. Humas UB

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler