Fadillah, Mahasiswa Studi PAI UMM dengan Segudang Prestasi

Malang - Semangat Fadillah Ahmad Nur, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk terus mencetak prestasi bisa menjadi teladan bagi anak muda Indonesia.

Mahasiswa asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini memiliki sederet pengalaman berharga mengikuti perlombaan Al Qur'an, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Bahkan, mahasiswa yang akrab disapa Adil tersebut termasuk ketagihan mengikuti lomba-lomba. Ia mengaku memiliki moto khusus saat ikut berkompetisi yakni 'sekali tampil, harus berhasil'.

Putra dari pasangan Ir. Mahmud dan Berlian S.Pd tersebut, sudah banyak mendapat gelar mentereng dan mengikuti banyak perlombaan sejak duduk di bangku sekolah menengah.

Mulai dari menjadi juara Dai Muda Sumbawa Barat, Juara Musabaqoh Makalah Ilmiah Al-Qur'an Sumbawa barat, Juara 2 Musabaqoh Syarhil Qur'an Sumbawa Barat, dan banyak prestasi lainnya.

Terakhir, pada awal tahun 2020, Adil bersama keenam mahasiswa UMM lainnya yang tergabung di UKM MTQ telah sukses menjadi delegasi Musabaqah Syahril Quran Nasional di Universitas Djuanda Bogor.


Baca Ini Juga Yuk: THE Impact Ranking 2020, UB Raih Posisi 50 Besar Dunia

Sementara Adil berhasil membawa tim putra menjadi juara pertama dan menyisihkan 23 tim delegasi dari seluruh Indonesia. Sementara tim putri harus puas berada di juara kedua nasional.

"Alhamdulillah, persiapan kami lumayan singkat, karena ketika itu setelah ujian akhir semester ganjil, kami langsung berangkat. Jadi di sela-sela itu kami meluangkan waktu untuk latihan bersama," ungkap alumni Pesantren Al-Ikhlas Taliwang IIBS Kabupaten Sumbawa Barat tersebut.

Perlombaan MSQ tersebut terdiri dari 3 orang, 1 orang sebagai pembicara atau penceramah, 1 orang sebagai Qori' dan 1 orang sebagai sebagai Saritilawah Qur'an.

Panitia pelaksana memberikan 3 tema pilihan, dan masing-masing tim yang menentukan temanya. Dalam perlombaan tersebut, peserta di berikan waktu maksimal 15 menit untuk menyampaikan syarahan-nya.

Selain Adil, anggota tim putra UMM yang ikut menyumbang juara yakni Muhammad Noer Jayadin dan Saeful Biantoro. Sementara tim putri diwakili oleh Enda Sulistina, Egalia Novika Hidayat, serta Fira Maulida Ahsaniah.

Sebagai informasi, Musyabaqoh Syarhil Qur'an (MSQ) sendiri merupakan cabang lomba dakwah dengan mengandalkan kolaborasi dan teknik yang khas dalam penyampaiannya.

"Persaingan di nasional sangat luar biasa, karena pastinya masing-masing kampus mengirimkan delegasi terbaiknya,” ungkap Adil yang pernah menjadi Duta Anak Kabupaten Sumbawa Barat itu.

"Alhamdulillah, dengan segala kelebihan dan kekurangan yang kami miliki, kami bisa meraih prestasi. Semuanya berkat orang tua yang selalu support dan mendoakan, begitu pula para ustadz dan ustadzah, guru, sahabat dan teman-temen kami," imbuhnya.

Adil mengakui bahwa sederet pretasi panjang yang ia raih ternyata berangkat dari petuah dari salah seorang guru yang senantiasa diingatnya.

"Saya selalu termotivasi kata pimpinan pondok saya dulu, Buya Zul. Beliau mengatakan, siapkan hari ini untuk esokmu, namun esokmu bukan untuk dirimu, tapi untuk perjuangan. Jadi hal-hal yang saya lakukan sekarang adalah bekal persiapan untuk masa depan," pungkasnya.

Foto: dok. Humas UMM

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler