Kursi dengan Sensasi Digendong, Siap Tembus Italia Nih!

TemanBaik, Indonesia tak pernah kehabisan bibit-bibit anak muda kreatif dan membanggakan. Salah seorang anak muda itu bernama Nur Ameliyah Rizkiyah.

Ia adalah mahasiswa Departemen Desain Produk Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Kenapa perempuan yang akrab disapa Amel ini layak disebut anak muda kreatif? Simak ulasannya, yuk!

Amel menciptakan kursi unik yang diberi nama 'Bapo Lounge Chair'. Kreasinya itu berhasil membuat Amel meraih juara pada ajang Open Call Indonesia Creation (OCIC) 2020 pada 23 Oktober lalu. OCIC sendiri merupakan kompetisi tahunan yang diselenggarakan Himpunan Desainer Mebel Indonesia (HDMI) bersama ABBASOURCE.

OCIC Ini merupakan ajang untuk mencari para desainer muda berbakat se-Indonesia. Jadi, terbayang kan bagaimana kehebatan Amel bisa meraih juara dengan peserta kompetisi se-Indonesia?



Baca Ini Juga Yuk: Telkom University Choir Juarai Paduan Suara Internasional Virtual

Atas prestasinya itu, Amel dan enam peserta finalis lainnya berhak diberangkatkan ke Milan, Italia. Mereka akan memamerkan karyanya pada ajang 'Future Fair Salone del Mobile'. Kegiatan ini bakal digelar pada 2021 mendatang.

"Untuk pamerannya sendiri akan berlangsung pada bulan April 2021," kata Amel di laman resmi ITS.

Inspirasi Bapo Lounge Chair
Sebagaimana proses kreatif dalam pembuatan produk, tentu ada inspirasi yang melatarbelakanginya. 'Bapo Lounge Chair' menurut Amel terinspirasi dari tradisi Bapukung di masyarakat Banjarmasin. Bapukung ini adalah tradisi di mana bayi-bayi biasanya dibedong dengan selendang gantung. Namun, ia mengembangkannya lagi hingga bisa diaplikasikannya menjadi kursi.

"(Selain itu) juga terinspirasi salah satu teman saya saat menunjukkan foto masih bayi dan dibedong menggunakan adat Bapukung. Saya rasa itu unik dan akhirnya saya jadikan ide," jelas Amel.

Perempuan asal Gresik ini memanfaatkan rotan sebagai bahan baku pembuatan kursi. Alasannya, rotan cukup melimpah di Indonesia sehingga perlu dimanfaatkan. Ia pun membumbui karya desain rotannya menjadi lebih kontemporer.

Dalam merancang desain, Amel mengeksplorasi material rotan rod yang sebelumnya belum pernah diterapkan pada mebel-mebel rotan konvensional. Hal ini yang kemudian menjadi invoasi desain sekaligus keunggulan 'Bapo Lounge Chair'.

"Di sini saya berusaha menampilkan desain yang tetap membawa budaya dan material lokal Indonesia agar lebih dikenal dunia," tutur mahasiswi angkatan 2016 itu.

'Bapo Lounge Chair' sendiri berfungsi sebagai kursi santai. Melalui kursi ini, penggunanya diharapkan bisa merasakan kenyamanan layaknya bayi dalam gendongan seperti Bapukung yang jadi inspirasinya.



Perjalanan Sebelum Juara
Untuk membuat 'Bapo Lounge Chair', diakui Amel memang bukan hal mudah. Setelah melewati berbagai tahap kurasi konsep desain, gambar teknik, uraian proses pembuatan, serta penjurian sejak 3 September 2020, ia menemukan kendala.

Ia harus mencari tahu kemampuan material rotan ketika diaplikasikan pada desain yang dibuat. Ia juga harus tahu jenis karakter material rotan hingga berusaha memasukkan unsur ergonomis dalam kursi.

"Sebenarnya ini sudah terancang lama, sudah dibuat sejak Januari lalu. Tetapi kemudian saya develop lagi kurang lebih delapan bulan hingga dibuka pendaftaran lomba (OCIC) ini," ungkap Amel.

Namun, berkat usaha keras dan tak pantang menyerah, segala kendala itu akhirnya bisa diselesaikan. Hasil manisnya, ia berhasil meraih titel juara dan akan diberangkatkan ke Milan tahun depan.

Untuk dipamerkan ke Milan,kursi Bapo ini nantinya bakal ditanggung penyelenggara lomba. Kursi ini pun nantinya akan dikomersilkan sesuai misi ABBASOURCE untuk membawa produk Indonesia ke pasar global.

Sementara di Milan nanti, ia berharap tak hanya sekadar numpang lewat pada ajang salah satu pameran furniture terbesar di dunia tersebut. Ia ingin belajar banyak hal di sana untuk meningkatkan kemampuan di bidang desain mebel. Sebab, ia berkeinginan kelak bisa memiliki brand furniture sendiri yang mendunia.

Foto: dok. its.ac.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler