Mau Lihat Radio Era Perang Dunia? Ke Museum Sejarah Bandung Yuk!

Bandung - TemanBaik suka dengan barang-barang antik, khususnya radio? Di Kota Bandung lagi ada Pameran Radio Antik dalam rangka memperingati World Radio Day 2019.

Lokasi pameran ada di area Museum Sejarah Kota Bandung, tepatnya di Jalan Aceh. Sesuai nama kegiatannya, di sini, ada 41 radio super antik yang ditampilkan. Pameran itu akan berlangsung pada 14-21 Februari 2019.

Pameran yang digagas Komunitas Radio Antik Bandung (KRAB) itu digelar untuk mengenalkan radio antik. Bukan hanya itu loh, pameran ini juga menyajikan pengetahuan seputar sejarah radio secara umum dan radio yang dipajang.

Radio yang dipamerkan pun enggak sembarangan. Ada proses ketat yang dilalui agar bisa dipajang di lokasi. Singkatnya, radio yang dipajang mewakili era Perang Dunia I dan II.

"Dari 41 radio yang dipajang, enam di antaranya dari era Perang Dunia I dan 35 dari Perang Dunia II," kata Ketua KRAB Andar Manik kepada BeritaBaik, Kamis (14/2/2019).

Setiap radio dipasang pada satu tempat khusus. Di bagian belakangnya dipasang keterangan seputar radionya. Salah satu radio istimewa yang dipajang adalah buatan Belanda dengan merk Philips BX676X. Radio serupa pernah dimiliki Jenderal Soedirman di akhir 1940-an.

Baca Ini Juga Yuk: 8 Hal Berkesan yang Bisa Kamu Dapatkan Cuma Lewat Radio

Di salah satu sudut dinding juga dipasang gambar dan tulisan besar soal sejarah radio dari masa ke masa. Setelah membaca tulisan di dinding itu, yakin deh pengetahuan kamu seputar radio makin bertambah.

Koleksi radio-radio antik itu adalah milik para anggota KRAB. Mereka mendapatkannya melalui warisan hingga membeli. Tapi, untuk membeli pun butuh perjuangan besar dan harus mengeluarkan kocek tebal.

Syarat utama agar radio mereka bisa ditampilkan, yang pertama adalah mulus dari segi fisik. "Yang kedua, kami berusaha menampilkan radio yang mewakili tiap era," ucap anggota riset dan kurator pameran Prayudi Wibowo.

Jika tidak diseleksi ketat, jumlah radio yang dipajang akan sangat banyak loh. Sebab, ada beberapa anggota yang menyerahkan hingga enam radio. Tapi, panitia menyeleksi radio secara ketat. Sehingga, hanya yang layak saja yang bisa dipamerkan.

TemanBaik penasaran enggak dengan radio-radio antik itu? Datang saja ke lokasi. Tenang, enggak perlu buru-buru, pameran masih berlangsung hingga 21 Februari kok!


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler