Keren! Hiasan Bentuk Hewan dari Kayu Pule Ini Detail Banget

Bandung - Pameran dalam rangka peringatan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2019 berlangsung di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, sejak kemarin hingga hari ini. Dari puluhan booth di lokasi, salah satu yang menyita perhatian pengunjung adalah booth perwakilan usaha kreatif dari Kabupaten Bandung Barat.

Di sana dijual kerajinan miniatur berbahan dasar kayu pule. Bagi orang Sunda, kayu itu lebih dikenal dengan sebutan kai lame.

Bermodalkan kreativitas dan ketekunan, kayu itu bisa disulap jadi miniatur denan bentuk mulai dari macan, penguin, bebek, burung, sapi, kerbau, hingga kura-kura. Proses pembuatannya tidak mudah loh.

Kayu harus lebih dulu dipotong agar mencapai bentuk dasar yang diinginkan. Proses kemudian berlanjut ke pemahatan, diraut, dan diampelas hingga permukaannya halus. Berikutnya, kayu akan dikeringkan menggunakan oven. Tujuannya agar kadar air di dalam kayu mencapai 0 persen alias tidak mengandung air sama sekali.

Baca Ini Juga Yuk: Unik! Surabaya Kreasikan Batik dari Olahan Mangrove

Kayu kemudian diberi obat khusus agar tidak rapuh dan dimakan rayap. Di tahap akhir, kayu itu akan diukir menggunakan solder. Bagian ini nih yang membuat kayu itu menjadi istimewa. Ukirannya dibuat sedetail mungkin. Sehingga, pajangan yang dihasilkan tampak mendekati hewan yang sebenarnya.

Hasil ukiran pada bebek misalnya, seluruh tubuhnya tampak seperti berbulu. Begitu juga dengan hewan lain seperti macan dan penguin.

Tapi, ada lagi yang proses pembuatannya lebih rumit, yaitu miniatur alat musik, seperti gitar, piano, dan drum. Sebab, ukurannya hanya beberapa sentimeter saja. Tapi, miniatur alat musik itu juga dibuat sedetail mungkin. Harga dari miniatur itu pun beragam. Untuk miniatur hewan, harganya mulai dari Rp10 ribu hingga paling mahal Rp2,5 juta.

"Yang paling mahal itu bentuk macan, tingginya 1,5 meter," kata Owner FC Fingerscan Erik Pradita Soleh saat ditemui di lokasi pameran, Rabu (20/3/2019).

Sedangkan untuk miniatur alat musik, harganya di kisaran Rp75 ribu hingga Rp500 ribu. Khusus untuk alat musik, ada yang dibuat sebagai jam dinding. Di dalam satu bingkai terdapat jam, gitar, hingga drum.

TemanBaik penasaran ingin membeli miniatur itu? Kamu bisa datang ke toko tempat penjualannya di kawasan wisata Tangkuban Parahu di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Jika kamu tidak bisa ke sana, kamu bisa mencari informasi penjualannya di akun Instagram @aom_guitar.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler