Belajar Sejarah di Pameran Seni Rupa 'Jangan Bung'

Surabaya - Sebuah pameran Seni Rupa yang bertajuk 'Jangan Bung' digelar di Surabaya. Berlokasi di Galeri Paviliun House Of Sampoerna Surabaya, terdapat sekitar 20 seniman muda Indonesia yang memamerkan karyanya di tempat yang satu ini.

Terinspirasi oleh perjuangan rakyat Indonesia dalam melawan penjajah adalah salah satu yang melatar belakangi pameran ini. Karya-karya yang dipamerkan memang sangat beragam dan juga memiliki makna tersendiri di baliknya.

Mungkin TemanBaik bertanya-tanya sebenarnya apa makna dibalik kata 'Jangan Bung' ini. Sebenarnya kata 'Jangan' memiliki arti sayur dalam bahasa Jawa dengan aneka macam bahan yang bercampur sehingga menciptakan cita rasa yang nikmat. Hal tersebut dapat juga menganalogikan 20 para seniman muda yang terlibat dalam membuat karya di pameran ini dan memiliki keragaman latar belakang daerah yang berbeda-beda.

Baca Ini Juga Yuk: Nonton Pertunjukan Ketoprak yang Masih Eksis di Surabaya

Sementara itu 'Bung' atau Rebung (Bambu Muda) yang menggambarkan tombak bambu sebagai salah satu senjata yang digunakan rakyat Indonesia dalam berjuang melawan penjajah. Jadi, semangat perjuangan ini yang menjadikan motivasi para seniman untuk terus mempertahankan eksistensinya di dunia seni rupa. Wah ternyata memiliki makna yang cukup dalam dan nilai perjuangan juga dibalik karya seni ini.

Menurut salah seorang kru galeri, persiapan untuk pameran ini sudah sangat matang, sebab seniman yang memamerkan karyanya ini sudah terdaftar sejak tahun lalu. "Seniman yang memamerkan karyanya ini sebenarnya sudah terdaftar sejak 1 tahun lalu," jelasnya kepada BeritaBaik.

Pameran ini Dibuka hingga tanggal 7 September 2019, TemanBaik yang ingin menikmati karya di sini masih bisa berkunjung saat akhir pekan. Tanpa perlu biaya kamu sudah bisa melihat kreativitas seniman Indonesia yang keren-keren ini loh.

Foto: Delagantika Pratiwi/beritabaik.id


Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler