Corona Tak Surutkan Semangat Sang Dalang

Kebumen - TemanBaik, pandemi virus corona membuat banyak orang kekurangan atau kehilangan pendapatannya. Hal itu juga dialami Ki Dalang Langgeng Hidayat. Sejak April hingga Mei ini, ia kehilangan beberapa pekerjaannya untuk mentas.

"Untuk bulan April, lima job (pekerjaan/pentas) dibatalkan. Sedangkan untuk bulan Mei ini delapan job juga telah dibatalkan," kata Ki Langgeng di laman resmi Pemprov Jawa Tengah.

Hal itu jelas sebuah kerugian baginya dan banyak kru yang selama ini bekerja bersamanya. Tapi, kondisi itu tak membuatnya patah semangat. Ia tetap melakukan kegiatan lain.

Kini, di tengah waktunya yang cukup luang, ia justru memanfaatkannya untuk membuat wayang. Di rumahnya, tepatnya di Dukuh Serang RT 1 RW 1 Desa Rangkah, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, ia menyulap kulit lembu atau kerbau menjadi wayang.

Proses pembuatan wayang kulit sendiri cukup rumit. Dalam proses awal, harus dibuat karakter wayang alias ngemal pada lembaran kulit yang telah dikeringkan. Selanjutnya, kulit dipahat mengikuti garis pola hingga diwarnai sesuai nyungging atau pakem.

Baca Ini Juga Yuk: Hikmah di Balik Hari Tari dan Perayaan yang Tertunda

Untuk membuat satu wayang, dibutuhkan waktu sekitar satu minggu. Lamanya pengerjaan akan tergantung pada kerumitan wayang yang dibuat. Sehingga, jelas membuat wayang ini bukan hal mudah. Butuh ketelitian dan kesabaran ekstra.

Sementara soal kondisi pandemi virus corona saat ini, Ki Langgeng mengajak warga untuk bersabar, waspada, selalu menjaga kesehatan, hingga berdoa.

Jadi Contoh Bagi Seniman Lain
Kegiatan yang dilakukan Ki Langgeng ini mendapapat apresiasi positif. Bahkan, pejabat di Kebumen tinggal berharap langkah Ki Ageng mengisi waktu dengan cara kreatif menjadi contoh bagi berbagai pihak. Sehingga, kreativitas akan terus lahir meski di tengah kondisi serba sulit.

"Dalang Ki Langgeng bisa dijadikan contoh seniman lain. Harus ada kegiatan lain sebagai alternatif," kata Kepala Seksi Komunikasi dan Pengembangan Media Alternatif Diskominfo Kabupaten Kebumen Agung Hariadi.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Kebumen Cokro Aminoto pun mengimbau agar para seniman tetap semangat dan bangkit. Mereka diharapkan menjadi lebih kreatif di tengah kondisi saat ini.

Ia berharap para seniman tetap berkreasi yang memiliki nilai ekonomi seperti membuat wayang atau memberi kursus dalang. Ia juga menyarankan seniman melakukan pekerjaan lain untuk sementara, misalnya menjadi nelayan atau profesi lainnya. Sehingga, mereka punya pemasukan tak hanya dari satu pintu sebagai seniman.

Foto: dok. Dikominfo Kebumen/jatengprov.go.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler