Cerita Bachrul Restu Bagja, Hidup dari Kesenian yang Digemarinya

Bandung - TemanBaik, pernahkah kamu bercita-cita menjadi seorang seniman? Lalu, bagaimana ya cara seniman ini mendapatkan penghasilan dari bidang yang digemarinya?

Beritabaik.id berkesempatan untuk berbincang dengan Bachrul Restu Bagja. Seniman yang aktif dalam kolektif seni Boredoom ini baru saja membuka pameran tunggalnya yang bertajuk 'Rumah'. Lebih lanjut, ia menceritakan perjalanannya menekuni bidang seni sejak masih anak-anak. Ia pernah mencoba beberapa sub-bidang seni rupa seperti seni patung dan gambar. Namun, setelah menjajal beberapa sub-bidang tersebut, ia merasa cocok dengan kegiatan menggambar.

"Menurut saya sih, drawing atau menggambar itu punya hubungan dekat dengan keseharian kita," ujar Bachrul.

Gemar Menggambar Sejak Kecil
Pria kelahiran Majalengka, 7 September 1993 ini sudah tertarik ke dunia visual sejak duduk di bangku Sekolah Dasar. Ia mengaku kecintaannya itu berlanjut hingga beberapa kali mengikuti perlombaan menggambar. Namun, ada kalanya ia berhenti menggambar yaitu saat menginjak kelas 2 SMP.

Setelah akhirnya memutuskan pindah ke Bandung untuk melanjutkan studi dengan jurusan Seni Rupa, Bachrul mengembangkan kembali bakat menggambarnya yang lama ia tinggalkan. Di Bandung, ia mendapatkan banyak relasi, terlibat aktif dalam kegiatan seni, kolektif seni, dan beberapa kali menggelar pameran.

Baca Ini Juga Yuk: Berimajinasi Tentang Rumah di Pameran Bachrul Restu Bagja

Pada 2018 silam, ia pernah menggelar pameran poster yang bertempat di Keep Keep, Jl. Ciumbuleuit Bandung. Secara personal, ia mengaku pameran tersebut merupakan pameran tersuksesnya hingga tahun 2020 ini. Pameran yang menurutnya disetel alakadarnya dan tanpa ekspektasi itu justru dibanjiri pengunjung dan memperkenalkan dirinya dengan lingkup pegiat seni, khususnya di Bandung.

Potensi Penghasilan
Saat ini, Bachrul mengaku kesukaannya sejak kecil mampu menjadi sumber penghidupan baginya. Ia menyebut, sebaiknya seseorang tak perlu khawatir jika punya cita-cita menjadi seniman. Karena seni di era sekarang punya banyak keterkaitan dengan lintas disiplin seperti psikologi, misalnya.

Lebih lanjut, ia menyebut ada beberapa keran penghasilan untuk tiap seniman. Apa saja sih?

1. Bidang Seni
Bidang seni dari seniman itu sendiri bisa jadi sumber pekerjaan dan penghasilan loh. Bachrul menyebut, bidang seni rupa yang ditekuninya membuat dirinya punya penghasilan sebagai animator. Lebih luas lagi, bidang seni di luar seni rupa pun pasti bisa menjadi sumber pekerjaan bila kita menekuninya.

2. Kerja Lepas
Selain itu, keran penghasilan seniman menurut Bachrul adalah dari pekerjaan lepas atau freelance yang bisa diambil oleh seniman tersebut. Namun, untuk mencapai hal ini para seniman harus memperluas koneksinya agar banyak diketahui orang.

3. Aktivasi Kegiatan Seni
Secara personal, Bachrul mengaku aktivasi seni semisal pameran bisa menjadi keran penghasilan untuk seniman. Ya, dari pameran yang digelar, para seniman bisa berkolaborasi untuk memasarkan produk keseniannya, sehingga bisa menjadi sumber penghasilan lainnya.

Sepasang Kiat Sukses
Bachrul menyebut ada dua hal penting yang harus dijaga tiap seniman agar bisa hidup dari karya yang dibuatnya. Pertama, seniman tersebut mesti konsisten membuat karya. Menurutnya, konsistensi ini berangkat dari kegemaran dari sang seniman tersebut. Konsistensi ini juga disebutnya sebagai cara agar seorang seniman bisa menyelam lebih dalam di dunia seni.

"Setelah menemukan apa yang kita sukai, terus geluti dan berkarya. Kuncinya konsisten," katanya.

Hal penting nomor dua adalah relasi. Bachrul tak menampik, relasi yang ia jalin dengan banyak pegiat seni punya dampak kuat terhadap aktivasi kegiatan seni yang digarapnya. Ia menyebut tanpa ada relasi, tak mungkin dirinya bisa menggelar pameran, atau bahkan untuk mendapatkan pekerjaan dari bidang seni rupa saja disebutnya sebagai hal sulit.

Usai membuka pameran tunggalnya, Rabu (1/7/2020), Bachrul menyebut kegiatan seni bersama kolektif Boredoom yang sudah digagas sejak tahun 2013 akan jadi prioritasnya. Selain itu, ia juga berencana akan kembali membuat pameran poster di penghujung tahun 2020 ini.

TemanBaik, tak ada yang salah dari cita-cita yang ada di dalam benak kita. Apalagi jika cita-cita tersebut bisa berdampak positif untuk banyak orang. Kuncinya, kita harus konsisten dan rajin membangun relasi. Yuk, lebih semangat lagi!

Foto: Rayhadi Shadiq/beritabaik.id
Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler