Yogyakarta Komik Weeks 2020 Hadirkan Karya Wid NS dan Asnar Zacky

Yogyakarta - Perhelatan tahunan Yogyakarta Komik Weeks: 'Dipendam Pandemi' digelar sepekan, dari mulai 9 hingga 15 Oktober 2020 di Museum Sonobudoyo, Jl. Pangurakan No. 6, Ngupasan, Gondomanan, Yogyakarta. Selain disiarkan secara daring lewat kanal Youtube TasteOfJogja Disbud DIY, situs web www.komikweeks.com, serta akun instagram @mulyakarya_yk, pameran ini juga membuka kunjungan langsung dengan membatasi jumlah pengunjung dan menyediakan tiga sesi per harinya.

Sesi pertama pada pukul 10.00-12.00 WIB, sesi kedua pukul 12.30-14.30 WIB, dan sesi ketiga pada pukul 15.00-17.00 WIB. Meski pameran ini terbuka untuk umum dan tidak memungut biaya, calon pengunjung diwajibkan untuk mendaftar terlebih dahulu lewat laman website resmi mereka.

Terra Bajraghosa selaku kurator pameran Yogyakarta Komik Weeks menyampaikan informasi tentang dua nama komikus yang karya-karyanya dihadirkan dalam pameran tahun ini sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh yang menyemarakkan dan memberi semangat pada komik Indonesia. "Ada dua nama komikus yang kami jadikan sebagai highlight di pameran tahun ini, yaitu Wid NS dan Asnar Zacky," ungkapnya kepada BeritaBaik.

Wid NS, sang kreator Godam dan Aquanus
Alm. Widodo Noor Slamet alias Wid NS banyak dikenal masyarakat lewat karya-karya komiknya yang mengusung tokoh superhero (pahlawan super), sebut saja Godam dan Aquanus. Ia juga bersahabat dengan Hasmi. Kedua sahabat tersebut sepertinya memang ditakdirkan berbagi nasib. Pada tahun 1969, Hasmi membuat Gundala dan Wid NS menciptakan Godam. Tak heran jika kemudian Godam dan Aquanus terkadang juga hadir dalam komik Gundala karya Hasmi. Selain itu, kedua sahabat tersebut juga membentuk tim superhero ala Marvel dan DC yang dijuluki Patriot.

Baca Ini Juga Yuk:

Sebagai bacaan di masanya, Godam dan Gundala dijadikan acuan oleh banyak komikus lain dalam mengolah kreasi superhero, baik dari segi penampilan maupun cerita. Di zaman sekarang, selain komiknya kerap diincar atau diburu kolektor dan diterbitkan ulang, sosok Godam nyatanya masih memberikan inspirasi dengan hadirnya olahan judul baru komik Godam yang dikerjakan oleh komikus-komikus muda bertajuk 'Godam: Putih Hitam'.

Tak hanya bernuansa superhero saja, jenis karya dan tema cerita komik ciptaan alm. Wid NS ternyata sangat beragam, contohnya roman, horor, legenda, sejarah, biografi, bahkan kisah bernapaskan religi. "Yang menyatukan semuanya dan bisa dengan mudah menarik perhatian adalah keindahan gaya gambar yang proporsional, pengerjaan yang rapi, serta elemen-elemen lain seperti setting dan properti yang dihadirkan secara detail," ujar Terra. Setelah memasuki era di mana tren komik superhero meredup di pasaran, alm. Wid NS terus berkarya dengan medium sekuensial yang dapat ditemui pada komik-komik pendek di majalah dan media cetak lain, terutama pada cerita mengenai perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Asnar Zacky, pencipta novel grafis 'Jakarta 2039' dan 'Sukab Intel Melayu'
Berprofesi sebagai dosen, Asnar Zacky sering disebut oleh mantan mahasiswanya sebagai sosok yang memberi inspirasi, terus mendorong dan memajukan medium komik. Bersama Baskoro Suryo Banindro selaku koleganya di Desain Komunikasi Visual ISI Yogyakarta, ia menginisiasi mata kuliah komik untuk masuk ke kurikulum pengajaran pada tahun 1996. Hingga kini, mata kuliah tersebut masih bertahan dengan berganti nama menjadi Seni Gambar Sekuensial yang mendorong lahirnya banyak karya Tugas Akhir Komik, baik cetak maupun digital.

Karya Asnar Zacky yang kerap diperbincangkan yakni novel grafis 'Jakarta 2039' dan 'Sukab Intel Melayu' yang merupakan hasil kolaborasi dengan Seno Gumira Ajidarma. Selain itu, ada juga komik pengamatan bertajuk 'Jogja 0 KM' dan komik pendek catatan kisah pribadi berjudul 'Once Upon A Time in The mBantoel Prairie' yang pernah memenangkan Kosasih Awards pada tahun 2016. Saat ini, Zacky sedang berkolaborasi dengan seorang penulis untuk menyelesaikan tahap akhir pengerjaan karya komik ‘Prajurit Koplak’.

Foto: Hanni Prameswari/beritabaik.id

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler