Mengintip Karya Kostumkomik, Si Nyentrik yang Sarat Kritik

Jakarta - Dikenal lewat karya-karyanya yang unik dan tak jarang kontroversial, rupanya kreator visual Kostumkomik bukanlah ilustrator biasa. Seperti apa sih kisahnya?

Ya, Kostumkomik saat ini sedang disibukkan dengan garapan komik panjangnya, 'Jitu' dan 'Apps Orbs'. Lulusan jurnalistik yang tercebur ke dalam ranah ilustrasi visual ini mengawali karir di dunia komik lewat komik strip bernada kritis. 

"Pertama kali saya ingin mencoba membuat komik strip, influence saya itu ya komik-komik kritis secara sosial dan politik. Seperti Panji koming, Benny & mice, dan beberapa animasi pendek di Youtube seperti 'Super News'. Jadi buat saya saat itu, komik stirip yang keren yah yang kritis," jelasnya.

Setelah itu, ia mengaku terlatih untuk mengekspresikan opini kritis terhadap berbagai isu dalam format komik strip. Terlebih lagi, ia merupakan tipe orang yang cenderung beropini lewat lewat komik strip apabila ada sesuatu yang dianggapnya mengganjal. Wujud ekspresi ini juga menjadi semacam terapi supaya mentalnya tetap waras.



Baca Ini Juga Yuk: Novel Paulo Coelho Hadir di Indonesia dengan Judul 'Sang Pemanah'

Dengan konsep komik yang kotroversial tersebut, salah satu dampak yang kreator rasakan adalah respons negatif dari para pembaca komik. Terkait hal itu, kreator Kostumkomik mengaku sempat merasa 'down' bahkan sampai depresi melihat banyak komentar yang bernada negatif ditujukan kepadanya. Akan tetapi, setelah fase itu dilewati, kini ia makin pede dan tidak mengindahkan nada-nada minor itu.

"Mungkin karena saya nggak segitu ngototnya berharap semua orang harus setuju dengan saya. Toh, segala hal di dunia ini pun pasti ada pro dan kontranya dari berbagai sisi, makanya di pengadilan, selalu ada pengacara yang mendampingi dua pihak yang berseberangan dengan alibinya masing-masing kan?" katanya.

Walau dikenal karena karyanya yang unik dan kontroversial, nyatanya Kostumkomik juga aktif berkolaborasi membuat karya yang bersifat inpiratif dan adem. Salah satunya ialah kolaborasi animasi dengan penyanyi Saykoji.

Ia berkolaborasi dengan Saykoji sebanyak tiga kali. Pertama saat ia membuat karya kolaborasi tentang pemilu (karena menjelang Pemilu 2019) lalu tentang sampah plastik, dan yang ketiga tentang warna-warni keragaman suku dan budaya di Indonesia. Cerita di balik kolaborasi itu berawal dari pesan langsung yang dikirim Saykoji di Instagram.

"Rupanya beliau sudah nge-follow Kostumkomik sejak lama, dan sering juga nge-like dan berkomentar di Instagram Kostumkomik,” bebernya.

Setelah itu, Saykoji pun tiba-tiba mengajak kolaborasi, dan akhirnya lahir dalam format animasi. Intinya, Kostumkomik seperti membuatkan video klip animasi untuk lagu yang diciptakan dan dinyanyikan Saykoji. Lagu tersebut antara lain 'Warna Warni', 'Plastik', dan 'It’s a Dad Thing 2'.

Sok Kritis, Sok Tahu, Nyebelin
Tiga kata itu seolah jadi kata kunci terkait karya komik Kostumkomik. Namun, di balik itu semua, ia mengaku pada dasarnya ia menyadari setiap gambar yang dibuatnya memang bersifat cerita atau storytelling. Artinya, akan selalu ada wacana dan narasi yang ia bawa dalam setiap cerita komik tersebut.

Oleh sebab itu, dalam setiap proses pembuatan komik memang sudah ia pikirkan dan pertimbangkan muatan konten dengan matang. Tantangan paling berat saat menggarap komik strip baginya justru adalah di penulisan cerita dan konsepnya.

"Ya tahu sendiri, sekarang ini apa-apa bisa terjerat pasal karet bernama UU ITE," imbuhnya.

Karena itulah, ia benar-benar memikirkan matang-matang apa yang ia buat sebelum diunggah ke dunia maya. Ia menghindari blunder yang bisa membuatnya melanggar hukum karena mengandung fitnah atau ujaran kebencian lewat gambar yang dibuatnya. Biasanya, proses menggambar satu komik strip bagi Kostumkomik kira-kira hanya memakan 1 sampai 2 jam. Wah, keren ya!

Ke depannya, Kostumkomik mengaku akan terus melanjutkan karya-karya yang sudah berjalan dan ingin mengembangkan beberapa ide. Ia juga mengaku dapat banyak ide karena adanya platform KaryaKarsa. Di sana, ia merasa ada banyak hal idealis jadi bisa dibuat dan bisa langsung didukung oleh pembaca karyanya yang loyal.

TemanBaik, kamu bisa berkenalan langsung dan ngobrol lebih dekat dengan kreator Kostumkomik. Caranya mudah, tinggal ikuti Instagram @kostumkomik dan bertukar pesanlah. Tetap semangat berkarya ya, pelaku kreatif di manapun kamu berada!

Foto: Dok. Kostumkomik/Karyakarsa

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler