Begini Awal Mula Sekar Sari Terjun ke Dunia Film

Bandung - Beberapa mungkin masih asing ketika mendengar nama Sekar Sari. Aktris yang satu ini memang belum lama terjun ke dunia akting. Namanya mulai diperbincangkan ketika bermain di film 'SITI' yang diproduseri oleh Ifa Isfansyah pada tahun 2014 silam.

Perannya sebagai Siti lalu membawanya menerima penghargaan sebagai Best performance dalam ajang Singapore International Film Festival 2014 dan film 'SITI' pun berhasil membawa pulang Piala Citra dalam gelaran Festival Film Indonesia 2015 untuk kategori Film Terbaik.

Berselang setelah debutnya di film 'SITI', ia kemudian kembali bermain untuk sebuah film pendek karya Kamila Andini yang berjudul 'Sekar' yang dirilis pada bulan Oktober 2018. Lalu, yang akan tayang dalam waktu dekat adalah film 'The Man From The Sea' karya sutradara asal Jepang, Koji Fukada.

Baca Ini Juga Yuk: Mencoba Memahami Arti 'Laut' Lewat Film 'The Man From The Sea'

Sekar Sari yang tadinya terjun ke dunia akting karena ajakan teman pun menjadi serius melakoni dunia ini sampai sekarang. "Awal terjun kan karena diajak teman, tapi akhirnya jadi serius mendalami akting. Tapi, sampai saat ini aku masih terus eksplor baik untuk nari atau akting," ujarnya saat ditemui BeritaBaik di Yogyakarta belum lama ini.

Walau kiprahnya di dunia akting belum terlalu lama, tapi Sekar Sari sudah berhasil menyabet beberapa penghargaan, di antaranya Best Performance di Singapore International Film Festival 2014, Best Young Actors di Indonesia Movie Actors Awards 2016, Best Actress di Usmail Ismail Awards 2016, hingga yang baru saja diraihnya adalah Young Iconic Actress Award dalam ajang Top 10 Asia Corporate Ball 2018.

"Aku bersyukur karena apa yang saya lakukan bisa mendapatkan apresiasi. Hal itu menjadi energi positif buat aku, jadi nambah semangat dan ajang pembuktian kepada keluarga yang masih kerap mempertanyakan kenapa aku terjun ke dunia akting. Ternyata aktingku enggak jelek-jelek amat," jelas Sekar saat ditanyai soal penghargaan yang diterimanya.

Berhasil meraih beberapa penghargaan, rupanya aktris asal Jogja ini lebih dulu menggeluti dunia tari dibandingkan akting. Lulusan Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada ini mengaku jika sudah tertarik dengan dunia seni saat masih berkuliah dulu. "Waktu itu menari masih jadi hobi. Tapi, makin lama jadi makin serius dilakukan hingga akhirnya memutuskan untuk masuk sekolah tari," tuturnya.

Usai menempuh pendidikan di UGM, perempuan berusia 29 tahun ini pun kemudian melanjutkan pendidikannya dengan mengambil kuliah master di University of Roehampton London dan mengambil program Choreomundus-International Master on Dance Knowledge, Practice and Heritage. Sekar Sari juga pernah menjadi 1st Winner of Traditional Dance Global Performance di Daejeon, South Korea pada tahun 2010 lalu.

Sudah bermain di beberapa film dengan genre yang berbeda, Sekar Sari mengaku jika ia ingin sekali bisa bermain di film musikal. "Aku sih enggak pilih-pilih genre, cuma kalau main film musikal aku jadi bisa menyalurkan semua hobi mulai dari nari, nyanyi, sampai akting," katanya menutup obrolan.



Foto: Dokumentasi JAFF



Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler