Kisah Inspiratif MUA Daday Khogidar Tetap Merias Saat Amnesia

Bandung - Salut! Kata itu yang paling mewakilkan perjuangan Makeup Artist senior Daday Khogidar sembuh dari sakit. Setelah mengalami serangan jantung di 2015, ia sempat mengalami amnesia. Uniknya selepas dari RS, ia justru masih bisa mengingat dengan detail cara merias wajah dengan sempurna.

"Aku sempat dinyatakan 'enggak ada', delapan detik kemudian denyut nadi balik lagi normal. Pas keluar dari RS lupa sama orang-orang karena semua memori hilang, kecuali cara me-makeup. Keluarga dan asistenku nangis saat keluar dari ICU aku masih bisa mendandani pengantin dengan tahapan dan proses makeup yang tepat. Makeup sudah mendarahdaging sampai hobi itulah yang paling melekat di memori otak," ujar Daday di sela menjadi pembicara pada Beauty Class Kemilau Cinta di The Papandayan Hotel Bandung, Selasa (12/3/2019).

Penulis buku 'The Secret Makeup by Daday Khogidar dan The Perfection Makeup' ini mengisahkan, ia butuh waktu bertahun-tahun untuk memulihkan ingatannya. Namun dalam kondisi lupa, MUA berusia 48 tahun ini enggak mau berhenti mendandani dan memberikan les privat pada murid didikannya.

Di sela jadwal terapinya di RS, Daday juga masih menyempatkan terima pekerjaan makeup di berbagai daerah. Namun sang istri Hj Eni Royani tetap memberi batasan demi menjaga kondisi kesehatan Daday.

Baca Ini Juga Yuk: Ini Alasan Kenapa Profesi MUA Makin Diburu Kaum Milenial di 2019

"Saat di puncak karir aku lupa bahwa Allah enggak senang segala hal yang berlebihan. Sebelum sakit aku masih bisa terima job makeup sampai 4 pengantin dalam sehari. Kalau sekarang cukup satu pengantin dalam seminggu," ungkap Daday.

Urusan mendandani wajah, bakat Daday memang terwarisi dari sang ibu. Meski enggak sekolah formal, selama 20 tahun karirnya, Daday udah berhasil mengumpulkan 40 piala penghargaan loh.

Untuk membantu mengingat lagi daya ingatnya, MUA asal Padalarang ini kerap menggelar berbagai workshop dan beauty class. Menurutnya pertemuan semacam ini menjadi salah satu terapi, karena ia bisa bertemu dengan teman-temannya yang seprofesi.

"Aku bersyukur banget saat ketemu orang-orang yang pernah jadi klien atau belajar makeup, kadang-kadang mereka menyapa duluan seolah kayak orang kenalan lagi. Ada rasa bangga juga melihat kemajuan dunia makeup, apalagi melihat anak-anak muda didikanku yang udah sukses di bisnisnya," pungkasnya.

Melanjutkan kegemarannya menulis buku, saat ini Daday juga tengah merampungkan dua judul buku yang bercerita tentang kebaya Indonesia dan perjalanan karirnya di bidang makeup. Mengulang kesuksesan 6 tahun lalu, dalam waktu dekat buku ketiga dan keempat miliknya siap diluncurkan.


Foto: Dini Yustiani

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler