Belajar Kegigihan dari Erwin Ramdani, Pemain Persib Sekaligus TNI

Bandung - Mimpi harus dikejar kan TemanBaik? Hal itu yang dilakukan Erwin Ramdani, pemain sayap Persib Bandung. Erwin sendiri resmi jadi bagian Persib sejak Januari 2019. Itu merupakan mimpi masa kecil yang jadi kenyataan. Tapi, ada perjalaan panjang loh TemanBaik bagi Erwin untuk bisa bergabung dengan tim impiannya.

Perjalanan Erwin kecil dimulai dengan menimba ilmu sepakbola di sekolah sepakbola (SSB) UNI di Bandung. Kerja kerasnya berbuah manis membawanya jadi bagian tim Persib Junior. Terakhir, ia jadi bagian Persib U-21 pada 2012.

Mimpi untuk jadi bagian Persib senior pun harus pupus sementara. Bakat Erwin tak dilirik Persib senior. Ia pun memutuskan memulai karier sebagai pesepakbola profesionalnya bersama klub Liga 2, PSGC Ciamis pada 2014.

Erwin kemudian sempat pindah ke PSMS Medan dan PS TNI. Terakhir, sebelum ke Persib, Erwin kembali jadi bagian PSMS Medan pada 2017-2018.

Pria 26 tahun asal Kabupaten Bandung itu punya motivasi setelah bertahun-tahun bermain di luar tanah kelahirannya. Ia bertekad menjadi pesepakbola hebat yang suatu saat dilirik Persib. "Enggak bisa dibohongi, keinginan untuk pulang (bermain di Persib) itu sangat besar," ujar Erwin.

Tekad itu membuat Erwin selalu berlatih keras dan berusaha tampil maksimal setiap berlaga bersama klub yang dibelanya. Tidak sia-sia, Erwin akhirnya dilirik Persib, klub impiannya.

Bersama Persib, Erwin yang sudah matang menjema jadi pemain penting. Ia sering jadi pilihan utama pelatih Miljan Radovic. Bahkan, pada Piala Presiden 2019, Erwin sukses mencetak tiga gol.

Baca Ini Juga Yuk: Perjalanan Panjang Esteban Vizcarra Sebelum Berkostum Persib

Erwin pun menjelma jadi idola baru Bobotoh. Tapi, hal itu tidak membuatnya besar kepala. Ia tetap dikenal sebagai pribadi yang ramah dan murah senyum. Ia pun tak pernah menolak permintaan Bobotoh yang ingin berfoto bareng atau meminta tanda tangan.

Ia pun berharap perjuanagn yang dilakukannya dalam meraih mimpi bermain di Persib jadi contoh bagi para pesepakbola muda, khususnya di Jawa Barat.

"Pesan saya kepada anak muda, selama kesempatan di luar (Bandung) ada, kalau di sini (gabung Persib) belum rezekina, mending ke luar dulu aja. Nanti juga seperti saya," tutur Erwin.

Sementara di luar dunianya sebagai pemain Persib, Erwin ternyata seorang TNI aktif sejak beberapa tahun lalu loh TemanBaik. Bagaimana ia menjalani tugasnya? Erwin mengaku tidak ribet menjalankannya. Kuncinya adalah komunikasi dan disiplin dalam mengatur waktu.

Saat bermain di klub luar Bandung, ia mendapatkan dispenasi untuk jadi pesepakbola. Tapi, karena kini ia bermain di Persib yang bermarkas di Bandung, ia sesekali harus bertugas di kantor. Pria berpangkat Sertu itu bertugas di Denpom Kodam III/Sliwangi di Bandung.

Sesekali, setelah selesai berlatih pagi bersama Persib, ia harus bergegas memakai seragam TNI dan langsung bertugas. Sementara saat tim berlatih sore, sesekali ia juga terlihat datang ke lapangan dengan berseragam TNI.

Erwin sendiri menjadi TNI demi masa depannya. Sebab, ia sadar karir sebagai pesepakbola tidak akan selama sepeti TNI. Rata-rata, pesepakbola di Indonesia berhenti bermain saat usia 33-36 tahun.

"Ini untuk pegangan hidup nanti. Saat sudah enggak di sepakbola lagi, saya masih punya pegangan," pungkas Erwin.


Foto: Oris Riswan Budiana

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler