Kisah Sukses Heera SKV yang Sulap Perusahaan Keluarga Jadi Retail

Bandung - Masih dalam suasana Hari Kartini, ada sosok perempuan tangguh lagi nih, dia adalah Heera Syahir Karim Vasandani yang saat ini jadi CEO SKV Group (Bursa Sajadah). Enggak kalah sama kaum adam, Heera juga bisa membuktikan loh kalau cewek juga punya kekuatan untuk sukses jadi pemimpin.

Sebagai informasi nih, tahun lalu Heera jadi satu -satunya pembicara dari perwakilan Indonesia pada forum The Global Women's Trade Summit 2018 di Mongolia. Lewat perhelatan International Women Federation of Commerce and Industry Global ini juga ia semakin terpacu untuk eksis menjalankan peran sebagai ibu sekaligus pebisnis perempuan.

"Jadi pemimpin itu harus banyak belajar. Seperti di SKV, awalnya Bursa Sajadah adalah perusahaan keluarga yang dikelola secara tradisional. Tapi saat aku terjun sebagai CEO, kultur itu harus diubah jadi lebih profesional karena aku berhadapan dengan market dsri tiga generasi, ada baby boomers sepertingenerasi X hingga milenial," ujar Heera kepada BeritaBaik belum lama ini di Bandung.

Ibu dua anak ini mengisahkan, enggak mudah loh memegang tongkat estafet dari sebuah perusahaan keluarga. Namun karena pengin mengikuti gaya market kekinian, SKV yang berdiri sejak 1998 pun ia sulap manajemen Bursa Sajadah menjadi lebih modern.

"Meski enggak mudah, SKV juga sudah merambah ke bisnis online. Alhamdulillah kini ekspansinya meluas hingga 13 cabang. Sebagai toko one stop shopping dari peralatan haji dan umrah, bisnis ini aku nilai potensial banget karena marketnya luas dan selalu ada sepanjang tahun," ungkapnya.

Lulusan S-2 Akuntansi Curtin University Australia ini mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan pasar haji dan umrah, kini tokonya punya 8 ribu item barang yang ditawarkan. Sebagian ada yang asli buatan lokal dan banyak juga yang diimpor dari beberapa negara Timur Tengah, Turki, China dan sekitarnya.

"Sejak aku gabung di 2009, banyak item kebutuhan yang dicari para calon jammah. Jadi enggak cuma sesederhana urusan oleh - oleh haji seperti kurma, kerudung dan sajadah, tapi banyak pernak pernik lain yang diulik. Tapi buat memperkuat pasar, saat ini kita sudah punya pabrik sajadah sendiri di Majalaya, Kabupaten Bandung," rinci Heera.

Masih ada prestasi lain dari Heera? Banyak loh yang menginspirasi, salah satunya saat ia mendapatkan gelar The Best Achiever Womenpreneur dari Obsession Media Group. Pada penghargaan ini, Heera menjadi bagian dari 9 pebisnis cewek tersukses di tanah air.

"Teringat kutipan Maria Shriver mantan istri Arnold Schwarzneger, i want my kids to see me living my life. Aku selalu pengin menujukkan ke anak-anak kalau ibunya punya kiprah di dunia karir, tapi secara naluriah mereka masih mendapatkan perhatian yang luar biasa dari ibunya," rincinya.

Di luar kesibukannya sebagai pebisnis perempuan, cewek berusia 48 tahun ini selalu meluangkan waktu berkualitas dengan kedua anaknya. Kebersamaan itu biasanya ia lewatkan dengan traveling ke sejumlah tempat menarik baik di dalam negeri hingga mancanegara.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler