Bryan Tafarel, Tunarungu yang Buktikan Diri Lewat Renang

Bandung - Tak ada rasa minder dalam diri Bryan Tafarel (16). Ia justru punya semangat dan cita-cita tinggi. Terlahir sebagai disabilitas tunarungu pun tak menjadi halangan untuk menggapai mimpi.

Dalam kesehariannya, Bryan adalah siswa kelas 12 di SLBN Cicendo Kota Bandung. Di sana, ia dikenal sebagai siswa yang aktif. Meski tak bisa bicara, ia sangat jauh dari kesan pendiam.

Di tengah keterbatasannya, ia ternyata memiliki keistimewaan yang jadi kelebihannya. Ia mahir dalam olahraga renang. Bahkan, ia juga tercatat sebagai atlet renang loh!

"Sekarang saya lagi persiapan mengikuti Peparnas (Pekan Paralimpik Nasional) 2020," kata Bryan dalam bahasa isyarat yang diterjemahkan Khutamy Khairunnisa.

Di ajang itu, ia akan mewakili kontingen Jawa Barat. Ia jadi salah seorang yang diandalkan. Sebab, kemampuannya sudah teruji di berbagai kejuaraan renang, baik tingkat lokal maupun nasional. Beberapa raihan gelar juara pun sudah pernah disabetnya.

"Saya pernah juara pertama di Pekan Paralimpik Pelajar 2018 di UPI (Universitas Pendidikan Indonesia," ungkapnya.

Yang terdekat, ia akan mengikuti salah satu kejuaraan olahraga tingkat nasional di Jakarta pada November mendatang. Sesuai keahliannya, ia akan turun di cabang olahraga renang.

Menariknya, selain renang, ia ternyata juga suka olahraga lain. Ia pernah menjadi ikut dan menjuarai kejuaraan bulutangkis. Ia juga sempat jadi atlet tenis meja hingga basket. "Tapi saya paling senang renang. Saya sudah suka renang sejak SMP," ucapnya.

Bagi Bryan, jadi atlet renang menjadi sarana untuk menyalurkan hobi. Di saat yang sama, renang jadi pembuktiannya. Meski seorang disabilitas, ia ingin memperlihatkan pada dunia bahwa ia punya kemampuan dan bisa berprestasi seperti orang lain.

Melalui olahraga, ia juga ingin membalas diskriminasi yang dilakukan orang-orang padanya. Bukan dengan cara kasar. Ia justru ingin membalasnya dengan pembuktian diri. Ia punya keyakinan dan upaya untuk menegaskan dirinya berkemampuan istimewa.

Selain itu, ia menjadikan profesi sebagai atlet untuk mencari uang. Dengan begitu, ia bisa meringankan beban orangtuanya. "Jadi atlet renang karena mau cari uang," tuturnya sambil tersenyum.

Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler