Cerita Okke, Teman Tuli Pecinta Fotografi yang Jadi Desain Grafis

Bandung - Bermula dari kecintaannya terhadap dunia fotografi, Okke Hidayah Kahfi bisa menyelesaikan studinya hingga jenjang S-1. Bekal ini pula yang membawanya berkarier di sebagai desain grafis, meski ia terlahir sebagai tunarungu.

Tapi keterbatasan sama sekali enggak menghalangi langkah Okke Hidayah Kahfi untuk mewujudkan impiannya. Sejak dua tahun lalu, Okke bekerja di Cinnamon Hotel Boutique Syariah, Bandung tepatnya sebagai desain grafis pada divisi Marketing Communications. Keren kan TemanBaik.

"Sebelum jadi karyawan, Cinnamon Hotel Boutique Syariah kan pernah mengajak teman tuli untuk belajar foto. Karena mereka juga peduli disabilitas, akhirnya saya juga bisa bergabung jadi karyawan di sana sebagai staf Marcomm," ujar Okke kepada BeritaBaik belum lama ini di Bandung.

Sejak awal, Okke enggak merasa canggung loh bekerja di sektor jasa yang menuntutnya komunikatif. Ia tetap bisa berkomunikasi dengan sesama rekan kerja lewat banyak cara. Penyuka hiking ini juga percaya diri mengajak mereka menggunakan bahasa isyarat, menulis di kertas atau melalui whatsapp untuk menjelaskan setiap detail penugasan.

Tak sendiri, di lingkungan kerjanya Okke juga punya ada dua teman daksa dan netra yang juga bekerja seperti pada umumnya. Di sela kesibukannya atau jam istirahat Okke juga kerap mengisi waktu belajar bahasa isyarat dengan karyawan lain yang non disabilitas.

"Kalau komunikasi dengan tamu sih enggak pernah karena kebetulan saya bagian desain grafis. Tapi untuk melancarkan komunikasi, pihak hotel justru sengaja bikin pelatihan bahasa isyarat yang diselenggarakan secara rutin,"ungkapnya.

Baca Ini Juga Yuk: Inspiratif! Hotel Syariah Ini Rutin Hadirkan Kelas Bahasa Isyarat

Kebetulan nih TemanBaik, saat ini Okke juga tercatat sebagai Ketua Bahasa Isyarat Provinsi Bandung. Secara rutin, cowok yang lahir 22 Mei 1994 ini kerap memberikan pelatihan kelas bahasa isyarat di berbagai kesempatan.

Ia juga merasa bersyukur karena baik teman maupun manajemen perusahaan enggak pernah loh bersikap diskriminasi. Bahkan Okke bisa bebas bergaul dan berkolaborasi dengan baik dengan semua karyawan.

"Alhamdulillah saya diterima sangat baik, bahkan banyak hal - hal lucu kalau lagi kerja. Terkadang suka tertawa kalau saya coba bahasa isyarat tapi minta diulang - ulang karena mereka susah mengerti," papar Okke.

Tak hanya sukses menjalani karir, kisah percintaan Okke juga unik banget loh TemanBaik. Teman tuli ini berani melamar perempuan idamannya yang merupakan non disabilitas, yang juga dikenal sebagai relawan juru bahasa asal Yogyakarta.

"Pertama kali ketemu Maret 2018 di acara Temu Relawan Juru Bahasa Isyarat tingkat Nasional ke-1 di Yogyakarta. Kebetulan Firda Nur Syahidah, istri saya memang ketua panitia pelaksananya. Waktu itu sih saya jadi peserta dari Bandung. Alhamdulillah saat ini dia sedang hamil 7 bulan," pungkasnya.



Belum Ada Komentar
Baca Lainnya
Berita Baik Terpopuler